Berita

Politik

Tim Prabowo-Hatta Laporkan KPU ke Bareskrim Polri

SABTU, 02 AGUSTUS 2014 | 21:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tim Kuasa Hukum Pembela Merah Putih melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, siang tadi (Sabtu, 2/8).

KPU diduga melakukan pelanggaran pemilu di balik perintah kepada KPU daerah untuk membuka kembali kotak suara Pilpres 2014.

"Patut diduga itu sebagai upaya merusak dan menghilangkan barang bukti," ujar salah seorang tim kuasa hukum Merah-Putih Prabowo-Hatta, Sahroni, saat dikonfirmasidi Jakarta.


Sehari sebelumnya tim juga telah melaporkan KPU ke Bawaslu atas kasus yang sama. Menurut Sahroni KPU telah melakukan tindak pidana karena telah menerbitkan Surat Edaran nomor 1446/KPU/VII/2014 tanggal 25 Juli 2014. Karena dugaan tersebut, tim kuasa hukum Merah-Putih merasa perlu melapor ke Bareskrim Mabes Polri.

"Pelaporan sebagai satu antisipasi adanya tindak pidana lanjutan, dalam hal ini bisa dimungkinkan sebagai upaya pengerusakan serta penghilangan barang bukti," paparnya.

Tim hukum Prabowo-Hatta, kata Sahroni lagi, akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait laporan tersebut.

"Selanjutnya kita akan berkoordinasi terus dengan pihak kepolisian untuk mengetahui apakah nanti di lapangan benar-benar terjadi tindak pidana yang dimaksudkan. Nanti kita serahkan semuanya kepada kepolisian," pungkas Sahroni.[dem]



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya