Berita

net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Pemerintahan Jokowi-JK Harus Bebas dari Penjahat Century

SABTU, 02 AGUSTUS 2014 | 15:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Terkesan ada dorongan rekonsiliasi politik antara Ketua Umum Partai Demokrat, SBY, dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Tapi, rencana koalisi Jokowi-JK menggaet Partai Demokrat dan Partai Golkar demi menambah kekuatan koalisi di parlemen perlu direspons hati-hati.

"Satu sisi koalisi baru antara partai-partai pendukung Jokowi-JK dengan Demokrat dan Golkar akan menambah dukungan politik yang menciptakan stabilitas politik nasional sebagaimana diharapkan masyarakat secara luas," ucap Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Theofransus Litaay, dalam rilisnya.


Tapi pada sisi lain, Theo ingatkan bahwa masyarakat lebih menginginkan sebuah pemerintahan bersih dan bebas dari transaksi politik. Karena itu, kerjasama politik baru harus dibangun dalam semangat yang sama dengan kerjasama sebelumnya, yaitu non-transaksional.

Kerjasama politik mesti menciptakan pemerintahan yang bebas dari beban masa lalu, khususnya kasus-kasus korupsi. Termasuk mega-skandal Bank Century yang vonisnya baru-baru ini diputus Pengadilan Tipikor, atas terdakwa Budi Mulya.

"Putusan Century membuka pintu bagi penyelidikan mengenai keterlibatan banyak pihak, termasuk para pejabat penting masa pemerintahan saat ini," ujar Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance UKSW itu.

Ditandaskan Theo, kerjasama politik yang bebas dari transaksi politik akan memberi ruang bagi Presiden terpilih untuk membentuk kabinet berisi profesional dan orang yang berkompeten di bidangnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya