Berita

tifatul sembiring/net

Politik

Tifatul Sembiring Meminta Maaf untuk Kesalahan Fahri Hamzah

JUMAT, 01 AGUSTUS 2014 | 17:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kasus tudingan "sinting" yang dilontarkan Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah di masa kampanye Pilpres lalu masih membekas. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi dan partainya.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika yang akrab disapa Pak Tif itu lewat akun twitternya, @tifsembiring. Ia mengaku jarang berinteraksi di twitter selama Ramadhan lalu karena fokus untuk ibadah.

"Soal ungkapan 'sinting' dari Fahri Hamzah, saya juga tidak setuju. Itu ungkapan yang kurang pantas. Kalau belum ada tokoh PKS yang minta maaf, maka saya Tifatul Sembiring atas nama PKS mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang tersinggung dengan ungkapan tersebut," tulis anggota Majelis Syuro PKS itu beberapa saat lalu.


Tudingan sinting dari Fahri, saat itu dianggap menghina kalangan santri dan capres Joko Widodo (Jokowi). Ungkapan itu ditulis Fahri pada Kamis 27 Juni lewat akun twitter @fahrihamzah. "Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!". Soal kicauan itu, Fahri menegaskan tidak bermaksud menyerang orang tertentu, melainkan mengkritik ide atau janji dari Jokowi.

Tak hanya meminta maaf, Tifatul berjanji akan berupaya menasihati Fahri Hamzah. Dia tegaskan bahwa partainya tidak pernah mengajarkan bahasa-bahasa kasar. "Karena itu tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dakwah itu sendiri," katanya.

Lewat media yang sama, Tifatul juga menyatakan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pilpres. Kalau ada gugatan ke MK, menurutnya, tidak usah diributkan selama konstitusional tanpa kekerasan.

"Ajakan untuk kembali bersatu paska pilpres, sesuatu yang sangat simpatik. Mari bersama membangun Indonesia negeri yang kita cintai ini," ungkapnya.

"Saya juga mengajak semua elemen bangsa ini untuk menyudahi saling serang, caci maki, dan fitnah yang dapat berujung pada perpecahan," tambah Pak Tif. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya