Berita

Clinton Leroy Hollister/USATODAY

Dunia

Pria Ini Ditangkap karena Hobi Merekam Celana Dalam Wanita

RABU, 30 JULI 2014 | 16:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seorang pria berusia 43 tahun ditangkap polisi karena menggunakan telepon genggam miliknya untuk merekam celana dalam wanita.

Polisi di Phoenix, Amerika Serikat, mengatakan, jumlah korban Clinton Leroy Hollister lebih dari selusin wanita. Polisi menggerebek rumahnya dan menahan Hollister hari Senin kemarin (28/7).

Sehari kemudian, ia membayar tebusan dan dibebaskan dari tahanan.


Menurut Jurubicara Kepolisian Phoenix Sersan Trent Crump, seperti dikutip dari USA Today metode Holliester merekam korbannya terbilang sederhana. Ia menyalakan mode perekam video di telepon genggamnya dan menempatkannya di dalam keranjang belanja dengan kamera menghadap ke atas.

Aksi Hollister ini diketahui seorang wanita yang sedang berbelanja di toko pakaian bulan April lalu.

Wanita itu marah dan meminta Hollister memperlihatkan apa yang dia rekam. Tetapi Hollister menolak dan meninggalkan lokasi.

Salah seorang anak wanita itu sempat memotret nomor kendaraan Hollister.

Dari kejadian inilah polisi mulai bergerak mengendus Hollister.

Polisi segera mengidentifikasi Hollister dan di awal bulan ini polisi menyita telepon genggam Hollister. Polisi menemukan sekitar 20 video rekaman celana dalam wanita dan sejumlah upaya yang gagal.

Hari Senin kemarin Polisi kembali mendatangi kediaman Hollister dan menggeledah rumahnya.

Polisi telah mengidentifikasi dua dari korban Hollister dan tengah mengumpulkan korban-korban lain. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya