Berita

ilustrasi/net

Dunia

Tidak Ada Tempat yang Aman Bagi Pengungsi di Gaza

RABU, 30 JULI 2014 | 15:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Warga Gaza tidak tahu apa alasan Israel menyerang sebuah sekolah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang menjadi tempat pengungsian warga.

Serangan pada Rabu dinihari itu menyebabkan kepanikan ribuan pengungsi lain yang tinggal di berbagai tempat penampungan yang dikelola badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

"Saat kami sedang berkendara ke rumah sakit, kami melihat keluarga dengan banyak anak-anak meninggalkan sekolah PBB lainnya. Mereka merasa tidak aman. Tampaknya tidak ada tempat berlindung yang aman bagi mereka, bahkan di sekolah-sekolah PBB," kata wartawan Al Jazeera.


Diberitakan sebelumnya, serangan rudal Israel ke Gaza jatuh di sebuah sekolah yang dikelola badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Gedung sekolah itu digunakan sebagai tempat pengungsian korban dari perang yang sudah berlangsung 23 hari terakhir.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai sejumlah orang lainnya. Demikian data dari Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikutip Al Jazeera. Sementara, petugas medis di Gaza sebelumnya menyebutkan korban tewas akibat serangan itu mencapai 23 orang.

Data PBB menyebutkan hampir 15.000 warga Palestina mencari perlindungan di 83 sekolah yang dikelola UNRWA.

Beberapa jam sebelum serangan terjadi, tentara memulai serangan dengan tank berat.

Serangan Rabu pagi itu mengakibatkan setidaknya 35 korban tewas, dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 1.258 warga Palestina. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya