Berita

tentara hamas/net

Dunia

Hamas: Israel Mengirim Tentaranya ke Penjagalan

RABU, 30 JULI 2014 | 08:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tidak akan ada gencatan senjata di Gaza kecuali Israel menghentikan pengepungan dan membuka semua perbatasan Gaza.

Demikian dikatakan pemimpin sayap militer Hamas, komandan Brigade Qassam, Mohammed Deif, setelah upaya gencatan senjata 24 jam menemui kegagalan, dikutip dari Aljazeera.

Dalam pernyataan kemarin, ia  mengatakan prinsip "keseimbangan kekuatan" telah berubah selama tiga pekan invasi Israel di Gaza, yang dimulai dengan serangan udara Israel sebelum mengirim pasukan darat.


"Angkatan udara Anda (Israel) telah gagal untuk mencapai tujuannya, dan hal sama juga akan berlaku pada pasukan darat Anda," kata Deif.

"Anda hanya mengirim tentara Anda ke penjagalan (Gaza), Insya Allah," tegasnya menunjuk Israel.

Dia menekankan bahwa kelompok Zionis tidak akan aman kecuali rakyat Palestina dapat hidup dalam damai.

Penegasan Deif ini dikeluarkan beberapa jam setelah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengklaim seluruh fraksi telah sepakat untuk menawarkan gencatan senjata demi kemanusiaan sepanjang 24 jam, dan siap untuk mengirim delegasi ke Mesir untuk membahas perjanjian gencatan senjata penuh.

Namun, pernyataan itu cepat ditepis oleh Hamas dan Israel. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya