Berita

jokowi dan ical/net

Politik

Golkar Punya Alasan Kuat Bergabung dengan Jokowi-JK!

SELASA, 29 JULI 2014 | 01:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan dari Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie nampaknya masih menjadi sesuatu hal yang diidam-idamkan kubu Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Benar bahwa dari catatan sejarah Golkar tidak pernah berada di luar pemerintahan. Tetapi, bila kali ini Golkar konsisten memilih jalan oposisi, maka pemerintahan Jokowi-JK akan menghadapi persoalan yang tidak dapat dikatakan kecil.

Itulah sebabnya, kubu Jokowi-JK terus berupaya merayu Golkar agar mau merapat.


“Golkar punya alasan kuat bergabung dengan kami, selain dari sisi 'platform' tidak banyak berbeda, mereka juga lebih punya pengalaman memerintah daripada beroposisi.”

Begitu misalnya disampaikan Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding, Senin malam (28/7).

PKB adalah satu dari empat partai politik yang mendukung Jokowi-JK. Tiga partai lain adalah PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Hanura.

Karding juga mengatakan, banyak politisi Golkar yang punya hubungan emosional cukup baik Jusuf Kalla.

Menurut Karding, kubu Jokowi-JK akan menyambut dengan tangan terbuka bila Golkar ingin bergabung. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya