Berita

sarah palin/net

Dunia

Sarah Palin Dirikan Media Online Berbayar

SELASA, 29 JULI 2014 | 00:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan gubernur Alaska periode 2006-2009, Amerika, Sarah Palin, kembali bikin gebrakan.

Sarah Palin berhasil mencuri perhatian masyarakat internasional setelah dinominasikan Partai Republik sebagai calon wakil presiden mendampingi McCain di arena Pilpres 2008.

Kalah dalam Pilpres 2008 Palin kembali ke Alaska dan setahun kemudian mengundurkan diri dari jabatan gubernur.


Di tahun 2010 ia meluncurkan biografi berjudul Going Rouge yang telah terjual lebih dari 2 juta eksemplar.

Juga di tahun 2010 ia ikut membesarkan Tea Party, sebuah kelompok sempalan yang didirikan oleh politisi di dalam Partai Republik.

Di pertengahan tahun yang sama ia juga memperkenalkan Gerakan Gajah Pink untuk mendorong politisi wanita Partai Republik merebut sejumlah kursi di pemerintahan.

Wanita kelahiran 1964 dan istri dari Todd Palin itu baru-baru ini mendirikan saluran berita online yang diberi nama “Sarah Palin Channel” dan dapat diakses di www.sarahpalinchannel.com.

Menurut ibu lima ini, saluran berita online miliknya merupakan saluran informasi alternatif untuk mengkoreksi filter politik yang selama ini bekerja di balik industri media Amerika Serikat.

“Apakah Anda lelah menghadapi filter media? Saya lelah,” ujar Palin dalam video promosi saluran itu.

Menurut Sarah Palin saluran berita miliknya akan membicarakan hal-hal yang selama ini dihindari oleh media konvensional. Dia juga mengatakan bahwa Sarah Palin Channel lebih dari sekadar saluran informasi.

“Saya ingin membangun komunitas,” ujarnya.

Anda yang tertarik dapat berlangganan dengan biaya sebesar 9,95 dolar AS per bulan dan 99,95 dolar AS per tahun.

Tentara Amerika Serikat bisa mengakses dengan gratis. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya