Berita

joko widodo/net

Politik

Bukti Kekayaan Jokowi di Luar Negeri akan Diserahkan kepada Sejumlah Instansi

SELASA, 22 JULI 2014 | 09:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Di hari pengumuman hasil pemungutan suara Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sejumlah mantan aktivis 1998 yang tergabung dalam Progres 98 akan membongkar dokumen-dokumen penting mengenai salah seorang capres, Joko Widodo.

Dokumen-dokumen keuangan itu akan diserahkan ke KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kepolisian RI, Kejaksaan Agung dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Ketua Progres 98 Faizal Assegaf mengatakan pihaknya akan menyerahkan bukti transfer/transaksi keuangan senilai lebih 8 juta dolar AS atas nama Joko Widodo dan Iriana Widodo yang diparkir sejumlah bank luar negari, seperti di Salomon Island, Hong Kong, Singapore, Philippines, Mongolia, Jordon dan Lebanon.


“Berdasarkan fakta yang kami ungkap tersebut, membuktikan dengan jelas bahwa telah terjadi penyimpangan serta kebohongan publik oleh Joko Widodo yang tidak melaporkan sumber kekayaannya secara legal dan transparan kepada pihak KPU/KPK dalam proses pencalonannya sebagai presiden,” ujar Faizal.

Selain itu, sambungnya, penyimpangan atas laporan kekayaan dimaksud merupakan pelanggaran serius berupa tindak pidana pemilu serta dapat berakibat pada diskualifikasi pencalonannya sebagai calon presiden.

Pada bagian akhir ditambahkan bahwa dokumen 25 halaman itu disertai  bukti-bukti berupa nomor rekening dan nilai transaksi keuangan secara rinci di berbagai bank luar negeri. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya