Berita

Politik

PILPRES 2014

Inilah Pesan Damai dari Titik Nol Jogjakarta

SENIN, 21 JULI 2014 | 13:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kemarin (Minggu, 20/7) atau dua hari menjelang pengumuman hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) puluhan mahasiswa Jogjakarta dan Jakarta dari berbagai kampus dan organisasi menggelar aksi damai Jogjakarta.

Sebagian dari mereka berjalan kaki dari Jalan Abu Bakar menuju di Titik Nol (0) Jogjakarta. Sebagian lagi berangkat dari kawasan Lempuyang dan bertemu dengan rekan mereka di Titik Nol.

Di Titik Nol itu mereka menggelar aksi damai selama 30 menit.


Beberapa mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah juga ikut dalam kegiatan ini.

Ustad Toton Fatoni, salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar, Mesir, misalnya, mengatakan dirinya terpanggil ikut hadir ke Titik Nol untuk sama-sama menyerukan perdamaian dalam konteks Pilpres 2014.

Dukung mendukung capres adalah hak setiap warga negara dalam era demokrasi ini, kata dia.

Namun saat presiden telah terpilih maka semua warga harus mendukung semua program yang baik dan memberi masukan saran sekiranya kurang tepat.

“Begitulah demokrasi yang sehat,” kata Ustad Toton lagi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Sementara Korlap Jaringan Mahasiswa Jakarta-Jogjakarta, Adiyta, dalam orasinya menyerukan kedua belah pihak dan para pendukung masing-masing untuk kembali berjuang demi bangsa dan negara.

“Karena kita satu bangsa. Selama pemilu boleh ada perbedaan. Setelah pemilu kita bersatu lagi,” kata mahasiswa Universitas Gadjah Mada ini.

Aditya mengingatkan agar siapapun yang menang tidak bersikap mentang-mentang dan menyingkirkan lawan.

“Kalau memang ada yang bagus dari kubu lawan hendaknya dapat diakomodir untuk sama-sama membangun bangsa,” sambung dia.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan mahasiswa dari Jakarta, Noval, mengatakan bahwa kedua pasangan yang bertarung adalah putra-putra terbaik bangsa.

Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) i meminta kedua belah kubu capres dan pendukung mereka menjaga perdamaian dan persatuan bangsa setelah hasil pemilu diumumkan KPU.

Mahasiswa Jogjakarta yang ikut dalam aksi damai ini berasal dari  UGM,  UIN Sunan Kalijaga, UAJY, UTY, Universitas Mercubuana. Sedangkan mahasiswa Jakarta berasal dari Universitas Trisakti, Universitas Jayabaya, Universitas Azzahra, Universitas Bung Karno, dan STEBank.

Dalam aksi yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, selain orasi perwakilan dari berbagai kampus dan deklarasi damai, mahasiswa juga membentangkan poster-poster yang bernada perdamaian pasca Pilpres 2014. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya