Berita

Sjafrie Sjamsoeddin

Wawancara

WAWANCARA

Sjafrie Sjamsoeddin: Alutsista Ditambah, Kekuatan Pertahanan Kita Setara Dengan Negara-negara Eropa

SABTU, 19 JULI 2014 | 07:42 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kekuatan pertahanan Indonesia sudah setara dengan kekuatan negara-negara Eropa setelah tahun ini alat utama sistem persenjataan (Alutsista) bertambah.

“Ukurannya varian teknologi alutsista yang dimiliki Indonesia dapat mengimbangi alutsista negara-negara Eropa,” kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin, kepada Rakyat Merdeka di rumah dinas Wamenhan, Jakarta, Rabu malam, (16/7).

Menurut bekas Pangdam Jaya itu, memiliki banyak senjata, tapi kalau teknologinya lama, tentu  percuma.


“Tapi senjata kita ini varian teknologinya sudah sama dengan negara-negara Eropa, apakah alutsista laut, udara, dan darat. Jadi kekuatan pertahanan kita setara dengan negara-negara Eropa,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Bagaimana perkembangan pembelian alutsista?
Belum lama ini kami ke Prancis untuk penyerahan secara simbolis meriam Caesar 155 MM tahap pertama. Meriam (yang canggih dengan daya tembak 39 km) ini dibuat PT Nexter, sebuah perusahaan persenjataan di Roanne, Prancis.
 
Empat unit sudah siap dikapalkan, akan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI 5 Oktober 2014.

Setelah itu, 15 unit akan dikirimkan ke Indonesia  Maret 2015. Sisanya akan dikirim  September 2015.

Kenapa pengiriman tahap pertama datang di akhir 2014?
Karena ini merupakan Rencana Strategis (Renstra) dari tahun 2010 sampai 2014. Direncanakan memang seperti itu. Ini sesuai arahan Presiden SBY yang memimpin modernisasi alutsista TNI dari  2004-2014.

Selama 2010-2014 sudah berapa banyak alutsista yang dibeli?
Beberapa di antaranya dibeli dari luar negeri, seperti 16 pesawat tempur Sukhoi dari Rusia, 180 tank kelas berat Leopard dan Marder dari Jerman, 37 unit meriam 155 MM Howitzer dari Prancis, 38 unit rudal MLRS dari Brasil, 3 unit kapal selam dari Korsel, dan 8 unit helikopter serang Apache dari Amerika Serikat.

Apa semuanya sudah rampung?

Semuanya ditargetkan akan selesai sehari sebelum hari TNI, 5 Oktober 2014.

Apakah pengiriman instruktur merupakan salah satu program dari Indonesia?
Itu memang bagian dari kontrak pembelian. Setiap negara berhak mendapatkan pelatihan kepada para penerbang dan tekhnisi untuk perawatan. Tidak hanya untuk penerbang F16 saja. Akan tetapi untuk kendaraan tempur lainnya.

Apa saja alutsista yang diproduksi di dalam negeri?
Ada beberapa, seperti kapal angkut Leopard, 23 unit tank retrofit AMX-13 , 3 unit pesawat CN-235 MPA, dan 5 panser BTR-4. Untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju maka memerlukan komponen-komponen pendukung seperti politik bermartabat, ekonomi yang dapat memenuhi kebutuhan dasar, dan kemampuan pertahanan yang bisa melindungi kedaulatan nasional. Artinya, kekuatan ekonomi perlu diimbangi dengan kekuatan pertahanan.

Renstra  bidang pertahanan dalam pemerintahan mendatang, bagaimana?

Pemerintah dapat melanjutkan Renstra 2015-2019 agar program pertahanan terus berjalan, mengingat teknologi militer sifatnya dinamis. Tantangan yang bakal dihadapi ke depan adalah pembangunan infrastruktur pertahanan dalam negeri yang sejauh ini belum memadai. ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya