Berita

KPU Disomasi Tunda Umumkan Presiden Terpilih

KAMIS, 17 JULI 2014 | 20:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. LBH Solidaritas Indonesia melayangkan somasi kepada Komisi Pemilihan Umum karena akan mengumumkan pemenang Pilpres 2014 pada 22 Juli pekan depan. Somasi dilayangkan hari ini.

"Seharusnya KPU memanfaatkan batas waktu penetapan sampai 8 Agustus 2014 sebagaimana diperbolehkan oleh Undang undang, yaitu 30 hari setelah hari pencoblosan. Ini agar proses penghitungan suara benar-benar dilakukan teliti dan hati-hati" ujar M. Taufik Budiman dari LBH Solidaritas Indonesia dalam pesan elektroniknya kepada redaksi sesaat lalu (Kamis, 17/7).

Saat ini, kata Taufik, berbagai hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei sudah menjadikan kedua pasangan capres merasa sebagai pemenang. Demikian juga hasil real count yang belakangan dikeluarkan sumber tak resmi justru makin memantik api perseteruan di tengah masyarakat. Atas persoalan inilah, KPU harus menjawabnya dengan menghadirkan perhitungan suara hasil Pilpres yang benar-benar akurat.


Selain itu kata dia, KPU perlu berkaca dari Pileg lalu dimana karena keterburu-buruan dalam menetapkan hasil Pileg membuat masalah hukum yang tidak sepele. Tak kurang 900 perkara gugatan atas penetapan hasil Pileg oleh KPU masuk ke Mahkamah Konstitusi dan sedikitnya 697 perkara disidangkan karena dianggap layak dengan bukti yang cukup.

Perkara perselisihan hasil Pileg di MK tersebut secara tegas menyatakan bahwa data-data hasil Pileg yang ditetapkan KPU ditenggarai banyak berisikan data palsu. Dan terbukti kemudian MK mengabulkan sebagian dari permohonan yang diajukan parpol peserta Pemilu 2014.

Oleh Majelis Hakim MK, Putusan KPU No 411 tahun 2014 yang berisi penetapan hasil suara parpol dalam pileg yang kemudian diajukan dasar untuk mengusung pasangan capres-cwapres dinyatakan dibatalkan sebagian. Ini berarti MK telah memutuskan bahwa sebagian data Hasil Pileg 2014 yg ditetapkan oleh KPU adalah merupakan data palsu atau hasil kejahatan Pemilu.

Dan sebagai konsekuensi hukumnya, maka SK KPU No 411 tahun 2014 tersebut haruslah diganti/dirubah dengan SK KPU yg baru. Sebagai turunannya maka proses pencalonan pasangan capres-cawapres yang menggunakan SK KPU No 411 tahun 2014 juga menjadi cacat yuridis.

"Ini buah dari keterburu-buruan KPU dalam menetapkan hasil pemilu. Karena itu KPU harus teliti dan hati-hati dalam menetapkan hasil pilpres 2014," demikian Taufik.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya