Berita

Bola Bagus

Mimpi Jadi Kenyataan, Jerman Dilanda Euforia

RABU, 16 JULI 2014 | 01:33 WIB | LAPORAN:

Perjuangan tim Jerman akhirnya terbayar lunas setelah berhasil menggondol tropi Piala Dunia tahun ini. Lambang supremasi tertinggi sejagat itu diperoleh setelah 24 tahun mengalami kebuntuan. Total, pasukan Der Panzer telah mencatatkan namanya sebagai jawara piala dunia sebanyak empat kali alias bertanda empat bintang.

Kantor berita The Daily Mail mengabarkan bahwa seluruh anak-anak asuh pelatih Joachim Loew sedang bereuforia. Tak ketinggalan, deretan Wag's (wife and girlfriend) juga turut merayakan kemenangan yang diraih para pujaan hatinya. Srikandi-srikandi Der Panzer tersebut tak pernah absen dalam perayaan kemenangannya.

Usai merayakan kemenangan di negeri tuan rumah alias Brasil, pesta pun berlanjut ke negaranya. Kota Berlin adalah kota pertama yg dimeriahkan pesta kemenangan Der Panzer.


Sang pahlawan Jerman, Mario Gotze, pencetak gol semata wayang ke gawang Argentina, mengakui bahwa dirinya masih tidak percaya dengan kemenangan berkat tendangan ajaibnya.

"Sulit dipercaya. Aku mencetak gol tapi aku tidak benar-benar tahu apa yang terjadi.
Sebuah mimpi telah menjadi kenyataan dan kita akan memiliki pesta besar. Ini benar-benar sensasional. Itu bukan turnamen yang sederhana bagi saya. Saya berutang banyak kepada teman-teman dan keluarga," ujar Gotze.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Joachim Gauck hadir pada perayaan setelah pertandingan.

"Apakah kita memiliki pemain individual terbaik atau apa pun tidak masalah, Anda harus memiliki tim terbaik," ungkap sang kapten, Philipp Lahm.

"Ini adalah saat terbaik dalam hidup saya. Aku tidak bisa menghentikannya. Kami sangat menantikan untuk merayakan dengan fans kami di Berlin," tambah Schurrle.

Di kota Berlin, ratusan ribu warga Jerman dilaporkan menyemut menyambut pulangnya para pahlawan mereka, Selasa pagi (15/7).

Bus khusus yang membawa para pemain dari Bandara Tegel ke pusat kota Berlin beratap terbuka bertuliskan 1954-1974-1990-2014, tahun-tahun kemenangan Jerman. Tahun 1954 dan 1974, dan 1990, mereka menjadi Juara Dunia sebagai Jerman Barat.

Wartawan BBC mengungkapkan bahwa suasana karnival meliputi seantero kota. Ribuan orang mengambil cuti sehari.

Publik Brasil memang berharap Jerman mampu menghadang Argentina. Sebab Argentina merupakan musuh abadi Brasil yang diharapkan gagal mengangkat trofi Piala Dunia di tanah Brasil.

Namun ada satu alasan lagi mengapa publik Brasil turut merayakan sukses Jerman. Sebagai negara sepakbola, publik Brasil suka dengan gaya bermain Jerman yang tampil menyerang seperti tradisi Brasil.

“Kami telah melupakan apa yang dilakukan Jerman terhadap timnas kami. Faktanya, kami mengagumi penampilan mereka karena mereka bermain dengan cara Brasil,” kata seorang warga Rio de Janeiro, Bruno Perreira di Maracana dilansir Reuters. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya