Berita

foto:net

Bola Bagus

PIALA DUNIA 2014

Lebih Difavoritkan-Rekor Unggul: Jerman Vs Argentina

SENIN, 14 JULI 2014 | 01:44 WIB | LAPORAN:

. Piala Dunia 2014 di Brasil sampai di titik puncaknya. Dua tim raksasa yang berasal dari benua Eropa dan benua Amerika Latin akan bertanding memperebutkan gelar juara turnamen yang paling bergengsi di jagat raya ini. Dua negara itu adalah Jerman dan Argentina.

Stadion do Maracana, Kota Rio De Janeiro, Brasil (Senin dinihari, 14/7) waktu Indonesia akan menjadi saksi terpilihnya negara baru yang akan mencetak sejarah sebagai timnas sepak bola terkuat di dunia.

Jerman yang lebih difavoritkan beberapa pengamat dan media untuk keluar sebagai juara ketimbang Argentina harus berhati-hati dan menyudahi euforia kemenangan telaknya 1-7 atas Brasil di semifinal. Selain itu, pasukan 'Der Panzer' julukan timnas Jerman juga adalah negara terbanyak yang yang berpartisipasi dalam laga final piala dunia. Tercatat, sudah delapan kali negeri yang dipimpin oleh Kanselir, Angela Merkel melaju ke partai final piala dunia.


Namun, Argentina tidak bisa dipandang sebelah mata. Melihat dari rekor pertemuan kedua tim, tentu Argentina lebih unggul ketimbang Jerman. Tercatat, pasukan Albiceleste (julukan Argentina) mampu memenangkan laga melawan Jerman sebanyak 9 kali. Sementara pasukan 'Der Panzer' hanya mampu memangkan pertandingan melawan Argentina sebanyak 6 kali.

Pertandingan antara dunia tim raksasa dari dua benua ini, tentu akan mempertontonkan jual beli serangan. Kesengitan akan terjadi ketika peluit babak pertama dibunyikan wasit, Nicola Rizolli. Wasit asal Italia tersebut akan menjadi pengadil pertandingan final tersebut.

Inilah starting line up-nya Jerman versus Argentina;

Jerman
1. NEUER (GK)    
4. HÖWEDES
5. HUMMELS
6. KHEDIRA
7. SCHWEINSTEIGER
8. ÖZIL
11. KLOSE
13. MÜLLER
16. LAHM (C)    
18. KROOS
20. BOATENG

Argentina
1. ROMERO (GK)
2. GARAY
4. ZABALETA
6. BIGLIA
8. PEREZ
9. HIGUAIN
10. MESSI (C)
14. MASCHERANO
15. DEMICHELIS
16. ROJO
22. LAVEZZI.
[rus]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya