Berita

Mesut Ozil/net

Bola Bagus

PIALA DUNIA 2014

Performa Mesut Ozil Dibela Habis-habisan Sang Senior

MINGGU, 13 JULI 2014 | 23:34 WIB | LAPORAN:

. Gelandang Arsenal sekaligus pemain timnas Jerman, Mesut Ozil tidak henti-henti dikritik publik sepakbola Jerman akibat penampilannya yang dinilai kurang maksimal saat membela timnas di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Bahkan, mantan kapten timnas Jerman, Michael Ballack mengomentari bahwa performa Ozil yang menurun di skuad Der Panzer dikarenakan pria keturunan Turki itu bergabung bersama klub Arsenal.

"Selama babak kualifikasi ketika dia (Ozil) masih berkostum Madrid, dia bermain cukup baik untuk Jerman sehingga bisa dikatakan pemain kunci yang membawa Jerman lolos ke Brasil. Tetapi, dalam piala dunia kali ini, dia tak bisa berbuat banyak untuk tim. Mungkin itu dikarenakan ia pindah ke Arsenal," cetus Ballack, Seperti dikutip Tribalfootball, Minggu (13/7).


Tak terima mantan klubnya dikambing hitamkan Ballack, legenda kiper timnas Jerman dan juga Arsenal, Jens Lehmann membela Ozil jelang final lawan Argentina Senin dinihari ini.

Menurut Lehamnn, playmaker Arsenal itu adalah gelandang yang berbakat secara teknis dalam skuad Joachim Low dibandingkan gelandangan Jerman yang lain.

"Dia (Ozil) bermain sangat stabil, tidak egois dan tidak emosional," bela Lehmann.

"Ketika ada pemain yang mengoper bola kepadanya, maka bola tersebut tak akan hilang dari kakinya, dan ia kerap kembeli umpan manis untuk striker dan gelandang lainnya," tambah pria berusia 44 tahun ini.

Menurut Lehmann, itulah sebabnya pelatih Jerman, Joachim Low selalu mengandalkan Ozil. Secara teknis Ozil adalah pemain terbaik di skuad Jerman. Lehmann melihat, belum ada pemain yang memiliki teknik memainkan bola seperti Ozil.

Dengan banyak kritikan dan pujian yang ditujukan kepada Ozil, semoga hal tersebut dapat menjadi penguat Ozil agar performanya semakin bagus saat laga final melawan Argentina di Stadion Maracana pukul 03.00 WIB nanti. [rus]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya