. Perebutan posisi ke tiga Piala Dunia akan dipertarungkan oleh Brasil dan Belanda di Estadio Nacional, Brasilia. Kehadiran kembali sang kapten dalam laga ini malah membuat Brasil kejebolan di menit-menit awal. Pertandingan baru berjalan satu setengah menit, Thiago Silva tak kuasa menghentikan pergerakan cepat dari Arjen Rooben. Hasilnya, bek yang merumput bersama PSG itu menarik Rooben sehingga Gelandang Bayern Muenchen itu terjatuh di kotak pinalti.
Sontak, wasit asal Aljazair Djamel Haimoudi yang memimpin pertandingan tersebut menghadiahi Belanda tendangan pinalti serta mengganjar sang kapten Brasil kartu kuning.
Van Persie yang bertindak sebagai algojo pinaltinya tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Walaupun arah gerak bola mampu dibaca kiper Brasil Julio Cesar, namun tendangan striker klub Manchester United itu terlalu keras dan memasuki gawang tim samba.
Belanda unggul 1-0 di menit ke 3 berkat eksekusi pinalti mulus Van Persie.
Usai dari titik putih oleh Van Persie, Brasil langsung meresponnya dengan melancarkan serangan bertubi-tubi ke barisan pertahanan Belanda. Namun, Belanda yang memiliki mental juara juga tak mau ditekan terus oleh Brasil. Sehingga kerap melakukan serangan balik ke barisan pertahanan Brasil.
Brasil benar-benar kacau balau, pertahanan tuan rumah ini sungguh sangat rapuh.
Tak berbeda dengan laga melawan Jerman pada semi final yang terjadi banyak gol di menit awal babak pertama. kali ini pasukan Selecao pun tertinggal dua gol di 17 menit awal.
Usai kebobolan ketika laga baru berjala tiga menit lewat eksekusi pinalti Van Persie, lagi-lagi pertahanan tim samba ini mudah ditembus dan kembali kejebolan.
Bola crossing dari sisi kiri Brasil yang tak mampu ditahan bek termahal di dunia, David Luiz, mudah saja disambar Daley Blind, dengan tenang pemain bernomor punggung lima ini mampu memperbesar keunggulan Belanda. 0-2 pasukan Oranje memimpin di menit ke 17.
[sam]