Berita

Peci dan Garuda Merah Prabowo-Hatta Ungguli Kotak-Kotak Jokowi-JK

MINGGU, 06 JULI 2014 | 19:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Masa kampanye pilpres sudah berakhir. Di kalangan masyarakat, materi kampanye garuda merah dan peci dari pasangan Prabowo-Hatta dinilai lebih efektif dan lebih banyak disukai dibanding materi kampanye kemeja kotak-kotak Jokowi.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Nurjaman Center For Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman kepada redaksi sesaat lalu (Minggu, 6/7). Menurut dia, secara umum kemeja kotak-kotak yang dipakai Jokowi tidak menasional sehingga saat dijadikan materi untuk kampanye Pilpres tidaklah efektif.

Penyebab lainnya, seragam kemeja kotak-kotak tidak kompak dipakai oleh Jokowi dengan Jusuf Kalla. Beda saat Pilgub DKI 2012 lalu, dimana Jokowi dan Ahok sebagai pasangannya tampil kompak dengan kemeja kotak-kotak.


Dijelaskan lebih lanjut oleh Jajat, makna dari materi kampanye tidak dapat dipandang sebelah mata dan perlu ditafsirkan dengan kehidupan berbangsa dan negara. Materi kampanye haruslah mencerminkan identitas sebagai bangsa Indonesia.

Dalam konteks inilah tim kampanye dari Prabowo-Hatta unggul. Bisa saja, kata Jajat, ada yang mepermasalahkan persoalan peci Prabowo-Hatta. Namun, perlu diketahui peci adalah identitas bangsa Indonesia yang pertama kali dikenalkan oleh Bung Karno.

"Pilpres kali ini merupakan sejarah baru, selain calon yang diusung hanya dua capres dan cawapres, pasangan Jokowi-JK adalah pasangan capres cawapres pertama dalam sejarah pemilu yang tidak memakai peci," tutup Jajat.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya