Berita

Purnomo Yusgiantoro

Wawancara

WAWANCARA

Purnomo Yusgiantoro: Ada Gangguan Kecil Di Papua, Tapi Itu Sudah Bisa Kita Atasi

KAMIS, 03 JULI 2014 | 09:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro yakin  Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang akan berlangsung bertib. Berbagai persiapan seputar pertahanan dan keamanan sudah disiagakan.

“Saya mendapat laporan rutin soal situasi nasional jelang pelaksanaan Pilpres. Sejauh ini kondisinya baik. Kami pun telah mengantisipasi sejumlah kemungkinan. Intinya nggak ada masalah,” ujar Purnomo Yusgiantoro kepada Rakyat Merdeka di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/6).

Saat ini, lanjutnya, Kementerian Pertahanan menunggu uji materi pasal 159 ayat (1) Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, aturan itu membuka ruang dilakukannya putaran kedua jika calon terpilih tak memperoleh suara lebih dari 50 persen suara nasional dan 20 persen suara dari separuh provinsi di Indonesia.


“Perhatian kami tinggal satu poin. Kami menunggu kepastian undang-undang soal kemenangan pasangan capres-cawapres. Sebenarnya, ini ranah politik. Tapi, antisipasi tetap perlu kami lakukan,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya: 
 
Bagaimana persiapan keamanan saat pencoblosan 9 Juli nanti?
Semua sudah disiapkan. Mudah-mudahan pelaksanaan pilpres berlangsung aman dan tertib. Orang bisa masuk TPS dan menyalurkan asprirasinya secara bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Saat ini, kedua belah pihak menurunkan banyak saksi. Dari kondisi tersebut, kami berharap, kepercayaan terhadap hasil pemilu lebih besar.
 
Bagaimana antisipasi keamanan setelah pencoblosan?
Sudah kami siapkan juga. Kami menurunkan banyak pasukan. Datanya sudah ada. Sejauh ini, nggak ada potensi masalah.

Bagaimana pantauan kondisi di daerah terpencil dan perbatasan?
Nggak ada masalah. Pantauan kami, hanya ada ganguan kecil di Papua.

Gangguan dari OPM (Organisasi Papua Merdeka). Tapi sudah bisa kita atasi.
Kalau dari luar negeri?
Tidak ada.
 
Apa ada bahaya laten dari luar, seperti masuknya uang asing?
Mengenai masuknya uang yang mendeteksi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ruang kerja kami terbatas pada keamanan, meliputi kamtibnas. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya