Cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalla (JK) berjanji akan memanfaatkan semaksimal mungkin forum debat capres-cawapres edisi terakhir, Minggu (5/7). Diam-diam, JK sudah mempersiapkan pertanyaan pamungkas untuk "mematikan" pasangan Prabowo-Hatta.
JK berjanji akan memanfaatkan debat yang akan menyorot masalah pangan dan energi itu untuk kembali mendominasi panggung debat seperti dalam sesi pertama. Persoalan energi akan menjadi bahan sasaran tembak JK.
"Tentunya, kami sudah siapkan pertanyaan," kata JK kepada wartawan di kediamannya, Jalan Brawijaya Jakarta Selatan (Rabu, 2/7).
JK tidak merinci jelas pertanyaan yang sudah disiapkan. Bisa jadi JK akan menggunakan isu mafia pajak, mafia impor, dan mafia migas di Indonesia sebagai amunisi serangan. Bisa juga JK mengangkat masalah keterpenuhan pasokan listrik di Indonesia untuk mengangkat produktivitas masyarakat. Isu-isu ini sangat mungkin dijadikan JK sebagai amunisi karena belakangan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengungkapkannya dalam kampanye di banyak kesempatan dan tempat.
Sasaran tembak JK kemungkinan besar diarahkan ke Hatta karena isu-isu itu sangat dekat dengan Hatta yang pernah menjabat Menko Perekonomian.
Terkait dengan persiapan debat, JK mengatakan dirinya memperbanyak referensi lewat bacaan. Data dan hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan energi didalami JK. Selain itu, dipadukan dengan hasil kampanye dialogis yang telah dilakukan JK sejak masuk masa kampanye.
"Intinya perbanyak informasi," demikian JK.
[dem]