Berita

gus dur (kiri)-abah Afandi (kanan)/Koleksi Pesantren

Politik

PILPRES 2014

Santri KH Hasyim Asy'ari: Prabowo-Hatta Didukung Isyarat dari Langit

RABU, 02 JULI 2014 | 04:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU), KH Afandi Abdul Muin Syafi'I (76), membatalkan niatnya untuk tidak lagi terlibat urusan politik dalam Pilpres. Demi kebaikan masa depan bangsa dan umat, pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syafi'iyyah, Kedungwungu, Krangkeng, Jawa Barat itu kini menyatakan dukungan untuk pasangan Prabowo-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019.

"Setelah melalui taffakur(pemkiran) sangat panjang, diskusi dengan para ulama dan melakukan shalat Istikharah memohon petunjuk Allah SWT, akhirnya saya mendapat keyakinan dan petunjuk bahwa Prabowo-Hatta adalah pilihan tepat untuk memimpin bangsa Indonesia saat ini, dan harus didukung," ujar dia di sela silaturrahim Ramadhan dengan segenap pengurus dan pengajar pesantren As Syafi'iyah, tadi malam (Selasa, 2/7).

Di kalangan NU, ketokohan kiai yang akrab disapa Abah Afandi ini tidak lagi diragukan. Abah Afandi merupakan kiai sepuh NU yang pernah menjadi santri dua tokoh inti pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari (Pesantren Tebuireng Jombang) dan KH Wahab Hasbullah (Pesantren Tambakberas Jombang). Salah satu hasil karya Abah Afandi adalah kitab berbahasa Arab "Risalah Al-Muin".


Menurut Abah Afandi, keputusannya mendukung Prabowo merupakan hasil shalat Istikhoroh yang dilakukannya secara berulang-ulang. Menurut dia, selain tegas dalam bersikap dan bicara di pentas publik, sosok Prabowo juga memiliki karakter yang dekat dengan khazanah pesantren, yakni santun dan hormat kepada para ulama. Dengan karakteri ini dia yakin Prabowo akan mampu menciptakan negara yang bermartabat dan eksis menjaga akhlakul karimah.

"Ini sudah keputusan final saya. Insya Allah ini merupakan keputusan terbaik berdasarkan petunjuk dari langit," imbuhnya.

"Saya akan membaca do'a-do'a  khusus warisan dari dua guru saya (KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Hasbullah) untuk kemenangan Prabowo-Hatta," pungkas pengasuh pesantren tertua di Indramayu yang sering dukunjungi oleh Gus Dur sahabatnya semenjak anak-anak waktu di Pesantren Tebuireng ini.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya