Berita

Prabowo Subianto/net

Politik

Gerindra: Survei Indo Barometer Tunjukkan Prabowo Presiden Terpilih

SENIN, 30 JUNI 2014 | 03:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Hasil survei Indo Barometer yang menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto mengalami tren kenaikan ditanggapi Partai Gerindra. Gerindra menilai survei terbaru Indo Barometer itu memastikan kekalahan Jokowi dari Prabowo.

"Hasil survei menunjukkan tren kenaikan elektabilitas Prabowo tetap konstan. Di lain pihak, Jokowi mengalami tren penurunan elektabilitas secara konstan pula. Siapapun bisa menebak hasil akhirnya. Prabowo akan keluar sebagai pemenang," tulis politisi Gerindra Pius Lustrilanang menganalisa hasil survei Indo Barometer dalam laman facebooknya.

Namun sayangnya, kata dia, Indo Barometer nampak berupaya keras menyembunyikan besarnya peluang kekalahan Jokowi. Indo Barometer menyebut Jokowi masih unggul sekitar 3,4 persen atas Prabowo dengan elektabilitas sebesar 46 persen berbanding 42,6 persen. Namun karena margin of error survei sebesar 3 persen maka sebetulnya dapat disimpulkan bahwa posisi Prabowo dan Jokowi sudah imbang.


"Sinyal kekalahan Jokowi dapat dibaca dari turunnya elektabilitas Jokowi sebesar 4 persen dari hasil survei, sementara Prabowo justru mengalami kenaikan sebesar 6 persen," katanya.

Hasil survei Indo Barometer juga menyebut bahwa mayoritas pendukung Prabowo-Hatta akan menentukan pilihan pada masa kampanye dan hari tenang. Dengan kalimat ini, kata Pius menganalisa lagi, Indo Barometer ingin menyampaikan bahwa mayoritas dari 11 persen pemilih yang belum menentukan pilihan akan mendukung Prabowo-Hatta.

Menurut dia, Indo Barometer juga secara jelas memprediksi kemenangan Prabowo saat menjelaskan tentang enam faktor yang membuat trend kenaikan elektabilitas Prabowo. Yakni bangkitnya mesin politik koalisi Prabowo-Hatta, pemilih Islam mulai mengarah ke Prabowo-Hatta, efek SBY dan bergabungnya Partai Demokrat, promo dari mulut ke mulut Parabowo-Hatta lebih kuat, Prabowo-Hatta dinilai unggul dalam debat, dan mayoritas pemilih Prabowo akan memilih saat minggu tenang.

"Jelas bahwa bagi Prabowo-Hatta, persoalannya bukan lagi bagaimana mengejar ketertinggalan dari Jokowi-JK. Persoalan hari ini adalah seberapa jauh Prabowo-Hatta akan meninggalkan Jokowi-JK," papar Pius.

"Bisa jadi prediksi Indo Barometer bahwa Prabowo akan unggul 6 persen atas Jokowi akan benar-benar terjadi. Prabowo diprediksi memperoleh 53 persen dan Jokowi 47 persen. Selamat datang Presiden baru Republik Indonesia, Prabowo Subianto," sambung dia.

Menurut dia hasil survei terbaru yang dirilis lembaga survei yang dikomandoi M. Qadari  kemarin ini sekaligus menguak isu ada beberapa lembaga survei kredibel di Indonesia sengaja tidak mengumumkan hasil surveinya karena mendapati tingkat elektabilitas Prabowo unggul dari Jokowi.

"Akhirnya data yang disembunyikan lembaga-lembaga survei mulai terkuak," demikian Pius. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya