Berita

Politik

DEBAT CAWAPRES

JK: Hilangkan Cerita Kancil, Ganti Cerita Heroik

MINGGU, 29 JUNI 2014 | 21:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Salah satu visi misi pasangan Jokowi-JK adalah menerapkan pendidikan budi pekerti dalam kurikulum pendidikan nasional. Pengembangan pendidikan budi pekerti merupakan satu bagian upaya menjalankan revolusi mental yang mereka dengung-dengungkan.

Penegasan itu disampaikan JK dalam putaran empat debat cawapres yang digelar KPU di Hotel Bidakara Jakarta, malam ini (Minggu, 29/6).

"Pendidikan budi pekerti diterapkan dalam semua pelajaran. Bisa kita masukan sejarah, matematika, dan lain sebagainya. Bukan hanya ilmu pengetahuan saja," kata JK menjawab pertanyaan moderator debat yang juga Wakil Rektor Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Dwikorita Karnawati.


JK memberi contoh, kejujuran harus dimasukkan dalam materi pendidikan matematika. Dengan begitu perhitungan angka-angka yang dipelajari tidak membuat peserta didik menipu. Materi pendidikan budi pekerti dimasukkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia dengan menampilkan cerita-cerita heroik tentang bangsa.

"Hilangkan cerita kancil yang cenderung menipu. Semua pelajaran isinya harus menyangkut bagaimana bangsa Indonesia pintar, berani, dan dinamis. Belajar Indonsia yang benar bukan berarti harus belajar komunis," katanya.

Di lain sisi, kata dia, peningkatan kualitas pendidikan akan bisa diwujudkan jika tenaga pendidik yang ada juga ditingkatkan kualitas dan taraf hidupnya.

"Dibutuhkan guru yang baik, penataran, tunjungan dan sertifikai guru harus diuamakan. Guru yang utama dari perubahan-perubahan itu," demikian JK.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya