Berita

ilustrasi

Bola Bagus

Presiden Uruguay Bela Suarez

Gigitan Gugah Nasionalisme
JUMAT, 27 JUNI 2014 | 09:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nasionalisme Uruguay mendadak bergelora. Dukungan penuh mengalir untuk Luis Suarez yang dikecam dunia gara-gara menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini. Sebagai representasi rakyat Uruguay, sang presiden Jose Mujica menyerukan semua pihak agar berhenti menyudutkan Suarez.

“Kita tidak memilih dia untuk menjadi seorang filsuf atau seorang mekanik atau untuk memiliki perilaku baik. Dia adalah seorang pemain hebat,” ujar Mujica.

“Saya tak melihatnya menggigit siapa pun. Tapi, mereka yakin bisa menampar satu sama lain dengan tendangan dan tinjuan,” imbuhnya.


FIFA kini tengah melakukan investigasi terkait kejadian ini. Kalau terbukti bersalah, Suarez bisa dijatuhi hukuman berat sampai sanksi 2 tahun absen dari kompetisi internasional.

“Dalam sepakbola, saya diajarkan bahwa Anda mematuhi apa yang dikatakan wasit,” tukas Mujica.

“Kalau kita mengambil keputusan dalam sepakbola berdasarkan apa kata televisi, maka akan banyak sekali penalti dan handball yang harusnya Anda berikan tidak diberikan.”

Kubu Uruguay sendiri sejauh ini masih kukuh di belakang Suarez. Alejandro Balbi, perwakilan legal Suarez, bahkan menyebut ada konspirasi di belakang pengusutan saat ini.

“Kami tak ragu bahwa ini terjadi karena yang terlibat itu Suarez dan kedua karena Italia sudah tersingkir. Ada banyak tekanan dari Inggris dan Italia,” tegasnya.

Dinyatakan pula, kendati ada kemungkinan FIFA menghukum Suarez, insiden tersebut merupakan kejadian biasa dalam sebuah laga sepakbola.

“Jika semua pemain mulai memperlihatkan luka-luka yang ia alami dan membuka penyelidikan atas itu semua, situasi akan terlalu rumit di masa depan. Kami akan menggunakan seluruh argumen yang memungkinkan agar Luis bisa keluar dari masalah ini sebaik mungkin.”

Namun ada seorang legenda hidup sepakbola Uruguay yang mendukung Suarez diberikan hukuman. Dia Alcides Ghiggia, pahlawan kemenangan Uruguay atas Brasil di final Piala Dunia 1950.

“Saya pikir sebuah hukuman bisa dijatuhkan di sini karena hal semacam itu belum pernah terjadi,” kata Ghiggia.

“Saya tak tahu apa yang dipikirkan anak ini dan apa yang ada di dalam benaknya. Terlepas Anda orang Uruguay atau berkebangsaan lain, Anda harus mencela hal-hal seperti itu di lapangan, pertandingan sepakbola bukan lah sebuah peperangan,” serunya. ***

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya