Berita

ilustrasi anak palestina

Pemberitaan Rakyat Palestina Dukung dan Doakan Jokowi Ternyata Hoax

SELASA, 24 JUNI 2014 | 08:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pada hari Minggu kemarin, bahkan sampai Senin, berbagai media online ramai memberitakan soal dukungan dan doa rakyat Palestina agar Joko Widodo terpilih dalam Pemilihan Presiden 2014 ini.

Pemberitaan tersebut bersumber dari situs Antara, dengan judul "Rakyat Palestina Doakan Jokowi".

Dalam tulisan tersebut dikutip pernyataan pers Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi.


"Saya merupakan salah satu fans Pak Jokowi. Kami sudah lama bekerja sama. Pak Jokowi sudah menunjukkan dukungannya untuk Palestina jauh sebelum pilpres, tepatnya saat ia mengundang timnas Palestina ke Solo untuk pertandingan persahabatan," ujar Fariz.

Makanya, tidak mengherankan ketika Jokowi berulang ke-53, Sabtu 21 Juni kemarin, rakyat Palestina di Ramalah secara khusus mendoakan Jokowi. "Kami selalu berharap dukungan dari para pemimpin bangsa ini untuk pembebasan Palestina, seperti yang ditunjukkan oleh proklamator Indonesia Bung Karno," lanjut dia lagi.

Di mata Fariz, Jokowi merupakan sosok yang sederhana, jujur, merakyat yang tidak ada bedanya dengan rakyat Indonesia lainnya. Menurut Faris, justru disitulah kelebihannya "the secret of leaders" yang menjadi kelebihan Jokowi. Karena itulah Fariz mendoakan agar Jokowi bisa menjadi presiden Indonesia.

Bahkan ada media online yang membuat berita tersebut sebagai berita advertorial, tanpa merujuk pada berita Antara.

Ternyata, pemberitaan tersebut hoax. Dikutip dari situs Antara, pihak Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara menegaskan tidak pernah menyiarkan berita berjudul "Rakyat Palestina Doakan Jokowi" meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan "www.antara-sulawesiselatan.com". [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya