Berita

Hatta Rajasa/net

Politik

Hatta Rajasa Sesalkan Pembiasan Makna Kebocoran APBN

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 20:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa menyayangkan isu kebocoran APBN hingga mencapai Rp 1000 triliun per tahun telah dipolitisasi sejumlah pihak dengan kepentingan tertentu.  Menurut Hatta, media, pengamat dan politisi telah melakukan pembiasan makna terhadap isu tersebut.

Isu kebocoran APBN disampaikan capres pasangan Hatta, Prabowo Subianto, dalam debat sesi kedua yang digelar KPU belum lama ini.

"Kebocoran yang dimaksud Pak Prabowo adalah potensi penerimaan negara yang hilang, khususnya dari pengelolaan sumber daya alam," kata Hatta seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Kamis, 19/6).
 

 
Menurut mantan Menkoperekonomian ini, Prabowo sudah jelas menyampaikan makna dari istilah kebocoran APBN. Tapi sayangnya malah dijadikan objek politisasi jelang Pilpres.

"Coba anda pikir, ada satu-dua media yang terus membangun opini telah terjadi kebocoran Rp 1000 triliun per tahun, sementara mereka tahu total APBN kita hanya Rp 1800 Triliun. Ini kan tidak logis," papar Hatta.

Hatta mengajak semua pihak berpikir jernih soal kebocoran APBN ini. "Bayangkan berapa triliun nilai tambah yang kita terima bila sumber daya alam tidak diekspor mentah ke luar," ungkapnya.

Hatta yakin dirinya dan Prabowo akan mampu membawa kemajuan bila terpilih 9 Juli nanti. Rahasianya, semua visi dan misi pasangan Prabowo-Hatta adalah nyata dan aplikatif.

"Tidak ada wacana, kami memiliki pengalaman. Pak Prabowo pengusaha sukses, saya 14 tahun di kementerian. Kita sudah punya peta yang jelas dan mana yang prioritas," demikian Hatta. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya