Berita

Muhammadiyah: Wimar Witoelar Secara Sengaja Unggah Foto 'Galeri Bajingan'

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 17:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tindakan Wimar Witoelar yang memuat gambar bernada mendiskreditkan Prabowo Subianto di akun Facebooknya terus menuai kritik dan hujatan. Bukan saja soal Prabowo, tapi juga karena dalam foto tersebut dicantumkan logo Muhammadiyah.

Bahkan, dalam statusnya tersebut ditulis "Gallery of Rogues', yang kalau diterjemahkan secara bebas yaitu galeri bajingan atau bangsat. Lalu ditulis juga 'Kebangkitan Bad Guys' atau kebangkitan orang jahat.

"Ini benar-benar menyakitkan. Ini benar-benar ucapan yang sangat keji. Tak pantas kata-kata yang tidak beradab keluar dari mulut orang katanya mengaku beradab," jelas Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah, Ma'mun Murod Al-Barbasy (Kamis, 19/6).


Ma'mun Murod sempat membuka dan melihat secara langsung akun Facebook mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid tersebut. Dalam amatannya, Wimar membuat status dan mengunggah foto itu secara sengaja.

"Saya yakin dia sengaja membuatnya, bukan khilaf atau teledor. Buktinya Wimar sempat komen atas komen yang masuk dengan kata-kata yang begitu provokatif. Seingat saya Wimar ucapkan 'silahkan saling ribut sendiri'. Ini kan menandakan status dibuat dengan sengaja," ungkap Ma'mun.

Foto yang diunggah Wimar Witoelar itu menampilkan foto Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Keduanya diapit sejumlah tokoh, seperti Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, Abubakar Baasyir, dan Habib Rizieq di sebelah kiri. Sementara sebelah kanan Suryadharma Ali, Ketum Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, dan AA Gym.

Di bawah foto Prabowo Cs itu, terdapat lambang ormas seperti Muhammadiyah, MUI, FPI, Hizbut Tahrir Indonesia, dan lainnya. Sedangkan tampak foto Ali Imron, Imam Samodra, Amrozi, Osama Bin Laden dan Soeharto sebagai background.

Ma'mun menegaskan, penempelan logo Muhammadiyah selain pelecehan, juga cermin bahwa Wimar tidak paham soal organisasi kemasayarakatan tersebut. "Sikap Muhammadiyah sangat tegas, bahwa Muhammadiyah netral dalam menghadapi Pilpres 2014. Ini keputusan Tanwir Makassar," tegasnya.

Karena itu, Wimar tidak cukup minta maaf melalui media sosial. Pendukung Jokowi-JK itu harus meminta maaf secara terbuka di hadapan media massa.

"Kalau tidak, maka LHKP bersama Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah akan mempertimbangkan untuk melaporkan Wimar ke pihak yang berwenang," demikian dosen FISIP UMJ ini.

Akun Facebook Wimar tersebut sudah ditutup. Selain Facebook, Wimar juga mengunggah di akun Twitter-nya. Juga sudah ditutup. Sebelum menutup akun Twitter-nya, Wimar sudah meminta maaf.

"Saya minta maaf telah meneruskan gambar yang mengasosiasikan organisasi Anda (Muhammadiyah) dengan Prabowo," tulis Wimar.

Tak hanya itu, bekas jurubicara pemerintahan Gus Dur ini juga mengaku sudah men-delete foto tersebut di timeline-nya. Karena itu dia mengaku tidak bertanggungjawab kalau foto tersebut kemudian menyebar. "Relax," kicaunya lagi.[zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya