. Kelompok masyarakat dari kalangan aktivis, pelajar dan birokrat mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-JK. Kelompok masyarakat ini menamakan dirinya sebagai Sahabat Menangkan Jokowi-JK (STMJ).
"Kami akan mengawal kemenangan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden 9 Juli," cetus Ketua Harian STMJ, Ahmad Sahal Maemun (Selasa, 17/6).
Sahal mengatakan pilihan untuk mendukung Jokowi-JK dilakukan oleh STMJ atas dasar pertimbangan rasional. Kata dia, pemimpin harus punya rekam jejak yang bagus, karakter memimpin yang baik, dan merakyat. Dan itu ada pada sosok Jokowi-JK.
"Anggota STMJ akan menggunakan segala daya dan potensi untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK, dan bersama-sama dengan elemen masyarakat untuk bersinergi menjadikan pasangan ini sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2019," katanya.
Sahal mengatakan, selama masa kampanye anggota STMJ yang tersebar di wilayah Indonesia akan mengawal dan melakukan kampanye kerakyatan dengan santun dan tanpa black campaign. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh elemen masyarakat, bahwa kekuasaan bukan tujuan tapi adalah alat untuk melakukan pengabdian kepada negara secara maksimal.
"Kekuasaan adalah amanat yang dieemban untuk memberikan kemaslahatan bagi rakyat," ujarnya.
Sahal sesumbar pasangan Jokowi-JK akan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang adil makmur dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan keadilan bagi para penguasa ataupun golongan tertentu.
"Pasangan Jokowi-JK akan mampu membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan kemakmuran penguasa, pemburu rente, kelompok maupun golongan tertentu," pungkasnya.
[dem]