Berita

Politik

PILPRES 2014

Anggota Fraksi Demokrat Akan Galang Suara untuk Prabowo-Hatta

SELASA, 17 JUNI 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat terhadap pasangan Prabowo-Hatta tidak berhenti pada deklarasi semata.

Sebanyak 115 deklarator anggota Fraksi Demokrat akan bekerja turun ke daerah pemilihan masing-masing guna menggalang suara rakyat dan mensosialisasikan program-program pasangan Prabowo-Hatta.

Kepastian mengenai hal itu disampaikan anggota DPR Partai Demokrat Achsanul Qosasih kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 17/6).


Menurut Achsanul, kesesuaian visi dan misi yang diusung oleh Prabowo dengan apa yang diperjuangkan Partai Demokrat menjadi alasan utama dilakukannya deklarasi dukungan.

"Program yang diusung Prabowo cukup rasional dan Prabowo tahu betul bagaimana merealisasi program-program yang ditawarkannya," papar dia.

Faktor yang lebih penting lagi, kata Achsanul, sosok Prabowo telah terbukti memiliki loyalitas tinggi pada NKRI. Prabowo juga telah berkomitmen untuk meneruskan program-program kerakyatan yang telah dijalankan oleh SBY.

"Karena dukungan diberikan secara murni tanpa ada kontrak politik yang ditandatangani," demikian Achsanul.

Kemarin, sebanyak 115 dari 148 anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR, Senin (16/6), menyatakan mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Ini menandakan masuknya mesin
politik Partai Demokrat ke pasangan itu.

Hadir dalam acara itu antara lain Prabowo, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Nurhayati Ali Assegaf, dan Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan. Hadir pula sejumlah fungsionaris partai tersebut, seperti Saan Mustopa dan Ramadhan Pohan.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai dukungan 115 anggota DPR Fraksi Demokrat
secara psikologis turut membantu meningkatkan kepercayaan diri Prabowo-Hatta dan pendukungnya.

"Nah, pekerjaan rumah bagi Prabowo-Hatta dan pendukungnya adalah mengubah dukungan tersebut bukan hanya berguna secara psikologis tapi juga menjadi kekuatan suara yang nyata dalam pilpres," ujar Hendri Satrio kepada
wartawan.

Hendri mengatakan, dukungan deklarasi, seberapa banyak pun orang yang mendeklarasikan diri, tidak akan memiliki efek apapun jika tidak dibarengi aksi kerja politik yang nyata. "Deklarasi sudah banyak maka dukungan ini
harus diterjemahkan menjadi kerja nyata," kata dia.

Ia mengutarakan tugas tim sukses Prabowo-Hatta harus mampu menerjemahkan dan menyebarluaskan dukungan deklarasi kepada masyarakat luas. Masyarakat perlu mengetahui alasan mengapa dukungan kepada Prabowo begitu besar.

"Jadi deklarasi tidak hanya menjadi seremoni sesaat," kata dia.

Beberapa aspek yang perlu disosialisasikan adalah profil Prabowo sebagai mantan tentara dan sosok pekerja keras, yang justru kurang diangkat ke publik dan disosialisasikan ke masyarakat luas oleh tim sukses.

Hal lainnya adalah keyakinan anggota Fraksi Partai Demokrat terhadap Prabowo yang dinilai mampu melanjutkan program pembangunan SBY. "Nah ini harus dijelaskan (ke masyarakat). Para deklarator anggota Fraksi Demokrat itu harus turun kampanye di dapilnya masing-masing mensosialisasikan hal-hal yang belum dikampanyekan tim sukses," ujar dia.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya