Berita

foto:dok

Olahraga

Ketum KONI DKI Berharap Tarung Derajat Sapu Bersih Emas di PON

SENIN, 16 JUNI 2014 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Pengurus Daerah Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengda Kodrat) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Daerah ke-5 tarung derajat yang berlangsung di Gedung Olahraga, Rawamangun, Jakarta Timur. Kejuaraan yang diikuti oleh 10 satuan latihan (Satlat) itu mempertandingkan 12 kelas, 10 kelas putra dan 2 kelas putri.

Sekretaris Umum Pengda Kodrat Jakarta Seno Sumadji mengatakan, kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan para atlet dan juga untuk mencari potensi atlet yang akan dikirim mewakili DKI Jakarta dalam ajang bergengsi. Di samping itu juga sebagai seleksi reguler pengda Kodrat DKI Jakarta untuk promosi dan degradasi atlet-atlet yang akan mewakili DKI Jakarta di Pekan Olah Raga Nasional (PON) Mendatang.

"Sebanyak 24 atlet atlet DKI yang masuk Pelatda kami targetkan meraih medali emas PON untuk kelas menengah," kata Seno di Jakarta.


Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia yang hadir secara langsung menyatakan bangga atas perkembangan olahraga Tarung Derajat yang merupakan salah satu cabang olahraga bela diri asli Indonesia. Menurut dia, seni bela diri tarung derajat patut dibanggakan dan harus terus dikembangkan tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh negara.

"Pencak silat telah mendunia, kini saatnya salah satu olahraga asli Indonesia lainnya tarung derajat juga bisa mendunia," tukas Winny.

Winny juga berharap tarung derajat akan menjadi lumbung emas tim PON DKI Jakarta, pada PON mendatang cabang olahraga yang diciptakan oleh Haji Achmad Drajat itu menargetkan dua medal emas.

"Masak kalah dengan Drum Band sih? dua medali emas bukanlah sesuatu yang muluk semuanya sudah ada sebagai sesama cabang baru saya berharap tarung derajat mampu menyapu bersih 10 medali emas yang disediakan," katanya menegaskan yang diamini secara langsung oleh pendiri Tarung Derajat Haji Achmad Drajat yang akrab disapa dengan Aa Boxer.

Aa Boxer mengatakan, olahraga ini sudah semakin diterima masyarakat di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Philipina, Singapura dan negara lainnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya