Berita

net

Politik

SBY: Harus Berpikir Konseptual, Jangan Sedikit-sedikit Menaikkan BBM

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 14:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Indonesia harus punya Blue Print atau Road Map agar subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tepat sasaran dan jumlahnya pas.

"Subsidi yang tepat sasaran untuk negara yang sedang memerlukan itu tidak salah. Kita tidak akan masuk ekonomi neo liberalisme. Kita tidak akan masuk ekonomi kapitalis fundamental, yang seolah-olah mentabukan hal-hal semacam itu," kata Presiden SBY saat memberikan pengantar pada Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LJP LKPP) Tahun 2013, yang disampaikan oleh Ketua BPK Rizal Jalil, di Istana Negara, Jakarta, Jumat pagi (13/6).

Menurut Presiden, dikutip dari situs resmi sekretariat kabinet, subsidi tidak keliru demi tujuan membantu orang-orang yang miskin. Yang salah adalah jika subsidi tidak tepat sasaran. Dalam konteks itu, Presiden SBY mengingatkan bahwa Indonesia harus memikirkan cara subsidi yang pas dan tepat sasaranyang tidak membebani APBN.


"Mari kita berpikir besar konseptual, bukan kontekstual, sedikit-dikit menaikkan BBM. Di satu sisi kita harus berpikir bagaimana sebaiknya politik anggaran itu seperti apa, harus cermat, harus prudent, tapi juga harus realistis," pungkas Presiden SBY. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya