Gol tunggal Fred ke gawang Serbia menambah kemenangan ke- 15 Brasil, dalam 16 pertandiÂngÂan terakhir. Tapi, juru takik meÂÂreka Luiz Felipe Scolari menÂcemoohnya.
Mantan pelatih Chelsea itu menilai performa tim asuhannya tidak memuaskan jelang putaran final Piala Dunia 2014 yang tingÂgal sepekan lagi.
Menjamu Serbia di Estadio do Morumbi di kota Sao Paulo, keÂmaÂrin, Tim Samba harus bersuÂsah paÂyah untuk unggul 1-0. Gol semata wayang kemenangan BraÂsil dileÂsakan striker Fred di meÂnit ke-58.
Di babak pertama, penampilan tim Samba begitu monoton. SeÂbaliknya Serbia tampil penuh seÂmangat dan mampu menyulitÂkan pergerakan Neymar da Silva cs.
Bahkan, di menit ke-9, gaÂwang JuÂlio Cesar nyaris jebol oleh tenÂdangan kaki kanan AlekÂsandar Kolarov.
Serbia mendapat peluang emas ketika sundulan striker muÂda berbakat Aleksandar Mitrovic meneruskan umpan Dusan Tadic hanya tipis bergulir di sisi luar gaÂwang Julio Cesar. Sebelum jeÂda tiba, gol Lazar Markovic diÂanulir karena sebelumnya telah berÂdiri dalam posisi
off-side.Di babak kedua, masuknya Willian menggantikan Oscar memÂbuat daya dobrak Brasil leÂbih bertenaga. Hasilnya, di menit ke-58, fans Brasil bergembira setelah gawang Serbia yang diÂkawal Vladimir Stojkovic akhirÂnya jebol oleh sambaran Fred. Skor 1-0 bagi Brasil bertahan samÂpai pertandingan usai.
Scolari sangat kecewa dengan gaya bermain anak-anak asuhÂnya yang kerap membuang-buÂang peluang. Statistik pertandiÂngan mencatat, sepanjang 90 meÂnit, Brasil menciptakan 14 temÂbakan namun hanya tiga yang mengarah ke gawang.
“Tim bermain dengan semaÂngat kendor,†kata Scolari dikuÂtip
Sambafoot. Brasil akan membuka turnaÂmen menghadapi Kroasia tangÂgal 12 Juni waktu setempat atau 13 Juni waktu Indonesia. Setelah itu sudah ditunggu skuad MekÂsiko dan Kamerun dalam perjuÂangan untuk bisa lolos ke babak 16 besar. ***