Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bintang Muda K-Pop Dilarang Pakai Baju Terlalu Seksi

MINGGU, 01 JUNI 2014 | 15:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dalam beberapa tahun terakhir Hallyu, Korean Wave atau K-Pop telah menjadi salah satu ikon Korea Selatan yang mengiringi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan bisnis negara itu merambah dunia. Bintang-bintang muda K-Pop identik dengan penampilan yang menarik dan eksentrik suka seksi. Mereka adalah idola baru dunia kecantikan.

Belakangan mulai tumbuh kekhawatiran melihat ekploitasi terhadap bintang-bintang muda K-Pop. Hari Jumat lalu (28/5), Komisi Perdagangan Korea Selatan mengingatkan agar bintang-bintang muda K-Pop itu tidak dijadikan sebagai objek seks.

Komisi Perdagangan merilis semacam panduan untuk standar kontrak antara perusahaan hiburan dengan artis, termasuk di dalamnya melarang artis di bawah umur mengenakan pakaian yang memperlihatkan sensualitas dan terlalu seksi.


Selain itu perusahaan hiburan juga dilarang menjauhkan artis-artis K-Pop usia muda dari dunia pendidikan. Perusahaan hiburan juga tidak diperbolehkan mengeksploitasi mereka dan menerapkan jam kerja yang panjang.

Sejauh ini belum bisa dipastikan apakah pedoman baru yang diputuskan itu akan berdampak bagi dunia hiburan Korea Selatan. Disebutkan Korea Times pada akhirnya pihak manajemen dan perusahaan hiburan yang merekrut bintang-bintang muda itu.

Komisi Perdagangan juga tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana mendefinisikan penampilan yang terlalu seksi. Berkaitan dengan peraturan mengenai baju yang terlalu seksi juga tidak disebutkan tentang apakah perusahaan hiburan harus meminta izin bintang muda atau orang tua yang mendampingi mereka.

Juga sama sekali tidak disinggung tentang operasi kecantikan di kalangan bintang muda, apakah diperbolehkan atau tidak. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya