Dukungan terhadap duet Prabowo-Hatta terus mengalir. Kali ini giliran guru besar emiritus, dosen dan cendikiawan yang menyatakan dukungan. Setidaknya 1000 guru besar emiritus, dosen dan cendikiawan yang menyatakan dukungannya.
Deklarasi dukungan dilakukan di Balai Kartini, Jakarta, Senin (27/5). Prabowo menghadiri langsung deklarasi ini.
Pantauan Rakyat Merdeka Online di lokasi, Prabowo datang sendirian tanpa cawapresnya, Hatta Rajasa. Tampil mengenakan kemeja putih, Prabowo tiba sekitar pukul 15.40 tadi. Dia langsung disambut dengan teriakan dari para guru besar yang bergelar profesor dan doktor, "hidup Prabowo".
Prabowo duduk bersama para profesor diantaranya Prof Nanat Fatah Nasir selaku Direktur Eksekutif Institut Madani Nusantara, Prof Amay Arief Ketua Asosiasi Dosen Indonesia, Prof Marwah Daud Ibrahim dari ICMI, Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua ICMI dan Ketua Timses Prabowo-Hatta, Mahfud MD, dan Dawam Rahardjo, Mantan Ketua Forum Rektor 2013 Laode Kamaludin. Ada juga anggota dewan pembina Partai Demokrat, Prof. Achmad Mubarok.
Saat deklarasi, Rektor Uhamka Prof Suyatno mengutarakan alasannya mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Dia bilang, mencermati kehidupan bangsa dalam bidang Ideologi, politik, ekonomi, Sosial dan Budaya sosok pasangan itu sangat tepat memimpin bangsa Indonesia.
"Kami cendikiwan dan guru besar memberikan amanah untuk mempin Indonesia kepada pasangan Prabowo-Hatta sebagai capres dan cawapres," kata dia diatas panggung deklarasi.
Setelah menyampaikan sambutannya, para Guru Besar emiritus dan Dosen serta Cendekiawan ini lalu menandatangani surat dukungannya. Prabowo juga ikut menandatangani surat tersebut.
[dem]