Sebanyak 18 organisasi menyatakan bergabung dengan Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) untuk memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 9 Juli.
Belasan organisasi yang menamakan diri Gerakan Lintas Aktivis (GLA) ini bergabung dengan organisasi yang dimotori M. Jumhur Hidayat karena adanya kesamaan pandangan dan visi tentang masa depan Indonesia.
Koordinator GLA Sukarno PG mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi sebelum menggabungkan diri dengan ARM.
"Keputusan rapat itu memutuskan bahwa kita bergabung dengan ARM untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK," katanya usai rapat koordinasi di Jakarta, Jumat malam (23/5).
Sukarno bersama para aktivis lain meyakini bahwa pasangan Jokowi-JK akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, sejahtera. Mengingat, jejak rekam, integritas, kapasitas, dan kapabilitas pasangan yang diusung poros koalisi bentukan PDI Perjuangan tersebut cukup mumpuni.
"Para aktivis percaya bahwa ARM sebagai wadah berhimpunnya seluruh kekuatan rakyat termasuk aktivis mampu memenangkan Jokowi-JK," bebernya.
Hal yang sama disampaikan Ketua Gerakan Solidaritas Santri Indonesia (GSSI) Alwi Wahid. Menurut dia, masing-masing organisasi akan terus bergerak untuk berkonsolidasi. Karena prosesi Pilpres tinggal 50 hari lagi.
"Kita terus bekerja di daerah kita masing-masing. Kita sadarkan mereka dan rakyat agar tidak salah memilih pemimpin," tegasnya.
Adapun, 18 organisisasi aktivis yang bergabung bersama ARM adalah; Pemuda Sumatera Bersatu (PSB), Forum Komunikasi Indonesia Timur (FK Gemit), Persatuan Pemuda Nahdlatul Ulama (PPNU), Ikatan Aktivis (IA 98), Jaringan Aktivis Demokrasi Indonesia (Jadi), Peduli Buruh Migran (PBM), Lembaga Bantuan Hukum TKI (LBH TKI), Forum Pemuda Banten Bersatu (FPBB), Ikatan Pemuda Jakarta untuk Indonesia (IPJI), Forum Pemuda Nusantara (FPN), Gerakan Solidaritas Santri Indonesia (GSSI), Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan Rakyat (Amalan Rakyat), Ikatan Sarjana untuk Kedaulatan (ISK), Persatuan Siswa Indonesia (Perisai UBK), Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika (LP2TRI), Tim Pencari Fakta Pembela Merah Putih (TPF PMP), Gerakan Pemuda Alam Pikir Indonesia (Garda API), Forum Komunikasi Pemuda Antar Agama dan Etnis (F. Kompanis), dan Komunitas Pemusik Jalanan (KPJ).
[why]