Berita

m. nuh

Miing Kesal Rapat dengan Kemdikbud Kembali Batal

KAMIS, 22 MEI 2014 | 14:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Komisi X DPR, Dedy “Miing” Gumelar, kesal agenda rapat dengar pendapat (RDP) Komisi X DPR dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali batal digelar kemarin, Rabu (21/5).

Pasalnya, mundurnya jadwal membuat permasalahan pendidikan yang saat ini membutuhkan pembahasan agar cepat selesai menjadi terhambat. Selain itu pada bulan Juni mendatang DPR dan pemerintah sudah mulai disibukkan pembahasan anggaran tahun depan.

Padahal DPR bersama pemerintah juga harus duduk bersama untuk membahas isu-isu pendidikan yang belakangan mencuat ke publik.


Dalam pernyataannya, Miing menjelaskan, Kemdikbud sepertinya sengaja agar fungsi pengawasan yang dilakukan DPR tidak efektif. Pasalnya, karena rapat dengan Mendikbud batal, pihaknya tidak bisa melakukan pembahasan mengenai agenda pendidikan ke depan.

"Padahal kami ingin duduk bersama dan bertanya kepada pak Menteri seputar permasalahan JIS, kasus kekerasan di sekolah yang tak kunjung selesai, UN dan permasalahan pendidikan lainya termasuk RAPBN-P 2014," ujar Miing.

Lebih lanjut, anggota Fraksi PDIP tersebut menilai Mendikbud, M. Nuh tidak serius mengurusi permasalahan pendidikan yang menjadi tanggung jawab kementeriannya. Menurutnya, dengan siswa waktu yang semakin sedikit ini, pemerintah harusnya tancap gas menyelesaikan agenda kebijakannya.

"Selama ini DPR yang selalu dipersalahkan soal kinerja. Padahal, justru pemerintahlah yang kerap mengesampingkan agenda rapat dengan DPR. Kalau mereka beralasan lebih baik langsung kerja daripada rapat-rapat, itu boleh saja, tapi nyatanya kerjanya juga kacau balau, jadi apa unggulannya?" jelasnya.

Sebelumnya, agenda rapat antara Komisi X dengan Kemdikbud telah dijadwalkan pada Senin (19/5/14). Namun, agenda tersebut batal dan diganti dengan hari Rabu lalu. Berdasarkan informasi dari sekretariat Komisi X, belum diketahui kapan jadwal rapat Komisi X dengan Kemdikbud.

Namun, kabarnya, jelas Miing, ada permintaan dari kemdikbud kepada sekretariat Komisi X untuk menjadwalkan rapat di akhir Mei atau awal Juni. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya