Berita

ACT Kembali Kirim Tim Kemanusiaan ke Suriah

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 16:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengirim Tim Global Humanity Response (GHR) ke Suriah dan Turki untuk menjalankan misi kemanusiaan. Tim relawan GHR dipimpin Andhika P Swasono dan dilepas oleh President ACT Ahyudin dan Senior Vice President Global Philanthropy and Communication (GPC)  N. Imam Akbari dari kantor ACT Ciputat, akhir pekan lalu.

Ahyudin menegaskan, meski eskalasi krisis kemanusiaan global telah menjadi bahan perbincangan dan pernyataan sikap yang dikeluarkan badan dunia termasuk Perserikatan Bangsa-bangsa merespon tragedi kemanusiaan di Republik Afrika Tengah namun hal itu masih belum cukup.

"Sikap dalam bentuk statemen belum seberapa sukses mengerem laju penderitaan muslim di berbagai negara. Perlu sikap lebih tegas dari elemen kemanusiaan dunia," papar Ahyudin.


Ahyudin mengatakan, Indonesia sebagai negeri berpenduduk muslim terbesar dunia, tak berlebihan mengajak seluruh dunia peduli, apapun agamanya. Jangan sampai dunia basa-basi apalagi tak bersikap tegas karena penyandang krisis kemanusiaan itu muslim.

"Indonesia tak bisa bersikap sekali-sekali. Kebaikan itu tuntas, bukan sekali-sekali menolong dan bersuara, tapi kemudian tak ada langkah nyata. Buktikan kita benar-benar konsisten sebagai manusia yang baik dan bangsa yang baik. Mari, kita raih kemuliaan dengan cara memuliakan orang yang menderita, di manapun,” tegas Ahyudin.

Kondisi para pengungsi Suriah semakin terpuruk. Sedikitnya 4,5 juta pengungsi Suriah melarikan diri ke luar negeri. Sekitar satu juta pengungsi adalah anak-anak. Mereka melarikan diri dari perang dan mengungsi di Yordania, Lebanon, Turki dan Irak.

Jumlah korban tewas akibat konflik di Suriah setidaknya telah mencapai 150.344 jiwa. Data yang dilansir Syrian Observatory for Human Rights, jumlah sesungguhnya bisa jadi lebih dari itu, sekitar 220.000. Sejak Juli 2013, perhitungan korban dihentikan karena tidak memungkinkan untuk estimasi akurat di lapangan.

Ahyudin mengatakan di Suriah, tim relawan ACT akan mendistribusikan bantuan kemanusiaan Food for Syria program yang diamanahkan dari para donatur dan mitra ACT di Indonesia. Sedangkan di Turki, ACT akan menghadiri undangan pertemuan NGO bidang kesehatan di Ankara.

ACT sudah ke enam kalinya mengirimkan tim kemanusiaan ke Suriah dalam misi yang sama yaitu fokus implementasi dan distribusi bantuan pangan untuk para pengungsi korban peperangan Suriah. Misi kemanusiaan global ini melanjutkan program-program sebelumnya khususnya program Food for Syria. Hingga saat ini, ACT terus mengedukasi publik melalui kampanye program Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya