Berita

Pengakuan Ketua KPU Menyayat Harapan Bersama Soal Pemilu

RABU, 09 APRIL 2014 | 20:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengakuan Ketua KPU Husni Kamil Manik sangat menyayat harapan bersama pemilu legislatif 2014 berlangsung bersih, demokratis dan menghasilkan wakil rakyat yang amanah.

Beberapa jam sebelum pileg digelar, Husni menyatakan pihaknya mencium persekongkolan kecurangan yang dilakukan caleg dan parpol dengan penyelenggara pemilu. Penyelenggara pemilu diantaranya menjadi calo suara untuk membantu perolehan parpol dan caleg.

"Sudah sedemikian rusak kah demokrasi kita," keluh aktivis Gerakan Mahasiswa 77-78 Syafril Sjofyan kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/4).


Syafril mengatakan pengakuan Husni Kamli sebagai bos KPU tersebut memupus harapan pemilu 2014 bisa melahirkan perubahan. Bagaimana tidak, persengkongkolan kecurangan, manipulasi dan transaksi yang terjadi demikian parah padahal Pemilu menghabiskan uang rakyat Rp 16 triliun.

"Masih perlukah rakyat berharap pemilu menghasilkan pemimpin yang. terbaik dan akan terjadi perubahan dengan penipuan sistimatis yang terjadi. Sepertinya, rakyat sendiri yang harus bergerak merubah nasib bangsa dan negara," imbuhnya.

"Elit sudah pragmatis, mereka hanya berpikir bagaimana memenuhi syahwat berkuasa. Tidak ada gunanya rakyat dengan harapan baik datang ke bilik suara, ternyata pada akhirnya diselewengkan dengan seenaknya oleh penjahat-penjahat serakah," demikian Syafril.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya