Berita

Fahira Idris: Pedagang Pasar Tradisional Sering Dicurangi

SABTU, 05 APRIL 2014 | 16:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hampir semua pedagang pasar tradisional tidak paham apa saja hak-hak mereka sehingga selalu dicurangi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Hal itu ditegaskan caleg DPD Daerah Pemilihan DKI Jakarta Fahira Idris menjawab pertanyaan warga yang kebanyakan berprofesi sebagai pedagang pasar tradisional. Para pedagang itu menanyakan apa program Fahira Idris bagi pedagang pasar tradisional jika terpilih sebagai anggota DPD.

Karena itu, tegas Fahira, programnya adalah membuat para pedagang itu melek hukum. "Jika sudah ngerti hukum dan paham hak-hak sebagai pedagang pasar, bapak dan ibu tidak akan dicurangi terus. Saya akan beri pelatihan agar bapak dan ibu mengerti hukum,” ujar Fahira.


Hari terakhir masa kampanye terbuka ini (Sabtu, 5/4) Fahira Idris memang mendatangi dan berdialog langsung dengan warga di beberapa titik wilayah di DKI Jakarta. Dia mendatangi warga Kali Deres (Jakarta Barat), Semper (Jakarta Utara), Karang Anyar (Jakarta Pusat), Pondok Kelapa (Jakarta Timur), dan Menteng Dalam (Jakarta Selatan).  

Menurutnya, selama ini pedagang pasar tradisional hanya diam saat terjadi penggusuran, konflik maupun pendzoliman kepada mereka.  

"Jika mereka (pedagang pasar) melek hukum, setidaknya bisa tahu bagaimana cara melawan penggusuran, cara bernegosiasi, cara komunikasi, cara lobby, cara mediasi dan strategi menyelesaikan konflik,” jelas Ketua Bidang Diklat DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) ini.

Saat dialog dengan warga ini, Fahira juga mengkritisi program revitalisasi pasar tradisional yang hanya memperbaiki fisik (bangunan) dan menertibkan pedagang saja tanpa disertai dengan program pembinaan, pelatihan, dan advokasi untuk para pedagang.

“Selain revitalisasi pasar tradisional, yang sangat penting itu peningkatan kapasitas pedagang pasar. Apalagi di tengah invasi pasar-pasar modern yang luar biasa,” ungkap caleg DPD nomor urut 11 ini.

Jika tidak ada tindakan konkret, lanjut Fahira, pasar-pasar tradisional akan mati karena ditinggal konsumen. Untuk itu, Fahira akan mendorong dan mendesak pemerintah untuk tidak hanya merevitalisasi pasar tetapi juga punya program konkret untuk memperhatikan produk dan pedagang yang ada di dalam pasar tradisional sehingga bisa bersaing dengan pasar-pasar modern yang semakin menjamur.

"Saat ini pasar-pasar tradisional kebanyakan masih menjual produk buatan pabrik yang kualitas belum begitu bagus. Makanya program edukasi dan penguatan kapasitas pedagang pasar sudah mendesak. Kita harus bisa mengubah mindset pedagang dan konsumen bahwa produk dan pelayanan di pasar tradisional juga berkualitas,” ujar perempuan yang selalu berkampanye untuk kembali belanja ke pasar tradisional ini. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya