Berita

Rizal Ramli: Semua Capres Bicara Anti Neoliberalisme untuk Popularitas

SABTU, 05 APRIL 2014 | 16:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan presiden akan digelar tidak lama lagi. Dari banyak isu populis, para bakal calon presiden paling gemar umbar janji menjalankan ekonomi kerakyatan.

"Semua capres bicara anti neoliberalisme, tetapi sebatas slogan untuk popularitas," kata ekonom senior yang juga tokoh perubahan nasional, Rizal Ramli, saat bersilaturahmi dengan pimpinan dan redaksi Harian Radar Tegal Jawa Tengah di kantor mereka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (5/4).

Rizal mengatakan, bagi Indonesia ekonomi kerakyatan memang menjadi rumus ideal membangkitkan kesejahteraan. Namun sayangnya gagasan tersebut digembar-gemborkan oleh para capres sekadar untuk menjauhi citra penganut neoliberalisme yang buruk.


"Dari pengalaman, praktiknya, justru kebijakan yang dibuat bukan berpihak pada rakyat tetapi kepada kaum kapitalis," kata Menteri Koordinator Perekonomian era Pemerintahan Gus Dur itu. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya