Berita

anas urbaningrum/net

Anas Tidak Diperiksa, agar Tidak Pengaruhi Hasil Pemilu

SABTU, 05 APRIL 2014 | 00:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Semestinya, setiap hari Jumat mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang kini mendekam di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk melengkapi berbagai kasus berbau korupsi dan pencucian uang yang dialamatkan kepada diri mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.

Tetapi hari Jumat kali ini (4/4) Anas Urbaningrum tidak menjalani pemeriksaan seperti biasa.


Menurut kalangan dekat Anas Urbaningrum tidak ada penjelasan dari KPK mengapa hari Jumat ini Anas tidak diperiksa. Mereka menduga, bukan tidak mungkin Anas Urbaningrum tidak diperiksa karena KPK tidak mau "kecolongan".

"Biasanya kan usai diperiksa Anas (Urbaningrum) akan bicara dengan media tentang isi dan jalannya pemeriksaan. Kesempatan itu juga digunakan Anas untuk mengeluarkan pernyataan-pernyataan dan kesaksian yang dapat membuat merah kuping penguasa," ujar salah seorang sahabat Anas Urbaningrum, Andi Subijakto.

"Mungkin ada kekhawatiran, setelah diperiksa hari ini Anas akan kembali mengeluarkan pernyataan yang pahit (bagi Partai Demokrat dan SBY)," sambungnya.

Pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Anas Urbaningrum bisa mengganggu posisi penguasa. Apalagi kalau disampaikan kurang dari seminggu pemungutan suara, Partai Demokrat bisa kandas.

"Kita lihat saja nanti, hari Selasa, biasanya Anas juga diperiksa," demikian Andi Subijakto. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya