ilustrasi/net
ilustrasi/net
SUDAH terlibat kasus HAM berat, masih berani nyapres. Sudah terlibat kasus lumpur Lapindo dan sebagian biayanya dibebankan ke APBN, masih berani nyapres. Sudah berumur lebih dari 70 tahun dan pernah dipecat sebagai menteri karena terlibat KKN masih ngotot mau jadi cawapres.
Sudah pernah melanggar sumpah jabatan sebagai Walikota dan Gubernur karena tidak menyelesaikan masa jabatannya masih berani nyapres. Sudah pernah berkali-kali disebut namanya dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor, masih berani nyapres. Lebih gila lagi, banyak masyarakat termasuk ratusan profesor, memanfaatkan aji mumpung dengan menjadi pendukung dari para penjarah kekuasaan "secara legal" itu.
Dulu generasi Soekarno-Hatta dan generasi sebelumnya yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, memiliki value (tata nilai) yang tinggi; selalu menjaga etika kekuasaan, berkali-kali dibuang dan dipenjara tidak menyerah, mengabdikan hidupnya hanya untuk kemuliaan Indonesia, tidak pernah menjarah uang rakyat dan menjadi inspirasi bangsa-bangsa di Asia-Afrika untuk merdeka dan membangun New Emerging Forces.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39