Berita

Dunia

Kantor KPU Dibom, Lima Tewas dan Dua Polisi Cedera

MINGGU, 30 MARET 2014 | 10:15 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekelompok orang tak dikenal berusaha mengepung kantor KPU di ibukota Kabul, Afghanistan, Sabtu siang (29/3).

Para pelaku juga menembakkan beberapa roket granat guna ke arah pasukan keamanan yang berjaga-jaga di gedung empat lantai itu, sehingga menyebabkan baku tembak. Insiden ini terjadi hingga malam hari, dan kemudian mereka meledakkan bom bunuh diri.

Wakil Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Mohammad Ayoub Salangi mengkonfirmasi bahwa para pelaku merupakan bagian dari kelompok militan Taliban. Tidak hanya itu, Salangi juga merinci jumlah korban tewas maupun cedera.


"Lima pelaku bom bunuh diri tewas dan dua polisi terluka dalam serangan teroris pada Sabtu (29/3) di kantor Komisi Pemilihan Umum (IEC) di Kabul timur," jelasnya.

Atas inisden ini, Menteri Dalam Negeri Afghanistan juga segera membuat
pernyataan bahwa tindakan terorisme tidak akan menghalangi jalannya Pemilu.

"Serangan oleh teroris tidak akan menghalangi Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan untuk menjaga keamanan dalam pemilu mendatang," kata Mohammad Omar Daudza, seperti dilansir dari Xinhua (Minggu, 30/3).

Serangan ini terjadi beberapa hanya hari sebelum Afghanistan menggelar
Pemilihan Umum yang dijadwalkan pada 5 April mendatang.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya