Berita

AMM: Alih Generasi Secara Damai Bukti Demokrasi Kian Matang

JUMAT, 28 MARET 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Saat ini bangsa Indonesia berada dalam proses pematangan demokrasi. Pemilu 2014 kedepan adalah momentum menguji kematangan ini. Pemuda tidak bisa lari dari tanggung jawab mengemban tugas menyukseskan agenda alih generasi yang sedang kita songsong. Keterlibatan generasi muda dalam proses transisi demokrasi harus mempertimbangkan prinsip peralihan kekuasaan secara damai.

Demikian disampaikan Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Ali Masykur Musa dalam Sarasehan Dies Natalis ke 33 Unisma Malang, Jumat (28/3/).

Menurut Cak Ali, panggilan akrabnya, bangsa Indonesia telah melewati critical moment dalam proses berdemokrasi. Kini kita tidak mungkin kembali berbicara tentang Indonesia yang rapuh. Kesadaran akan nilai-nilai pluralisme dalam bingkai kebhinekaan harus menjadi dasar menyukseskan pesta demokrasi dengan damai.


"Para pemuda harus memikirkan langkah-langkah cerdas dan inovatif dalam menyongsong era baru demokrasi Indonesia. Para pemuda harus menggunakan hak pilihnya dan menjunjung tinggi prinsip peralihan kekuasaan secara damai," tegas Cak Ali yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) ini.

Sejak reformasi 1998, agenda demokratisasi telah memasuki usia akil balig (15 tahun). Pendewasaan politik kita sedang diuji daya tahannya. Ibarat menggali sumur untuk mencari air jernih, kita masih menggali sampai 15 meter saja. Air yang kita peroleh pun masih banyak keruhnya. Kita harus terus mengupayakan kualitas kejernihan demokrasi yang bagus.

"Kita patut mengapresiasi segala upaya untuk mengakselerasi tingkat kualitas demokrasi saat ini. Yang perlu diwaspadai adalah munculnya sikap apatis dan skeptis dari kalangan muda terhadap proses politik demokrasi. Para pemuda harus ikut serta secara aktif tingkatkan kualitas demokrasi," ungkap Cak Ali.

Demi mendorong kualitas demokrasi, Cak Ali mengajak generasi muda untuk jernih dan selektif dalam memilih calon pemimpin dan calon wakil rakyat. Ketelitian dalam  mengamati rekam jejak sang calon pemimpin harus dikedepankan.

"Untuk perbaikan kualitas Indonesia kedepan, mari kita pilih wakil rakyat dan pemimpin yang jelas kualitas dan rekam jejaknya. Kita tidak boleh terbuai dengan entertainment politik. Harus kita lihat betul kapabilitas dan integritasnya. Jangan sampai kita memilih kucing dalam karung,” ajak Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Ali juga mengingatkan bahwa jalan setapak demokrasi Indonesia masih panjang. Cita-cita menjadi negara demokrasi yang kuat dan disegani masih harus diperjuangkan. Proses alih generasi juga bermakna transformatif yang membutuhkan keringat dan pengorbanan para pemuda.

"Bila kaum muda masa kini acuh tak acuh, enggan berpartisipasi, maka kita akan semakin susah bermimpi akan Indonesia yang besar dan berdaulat," tandas Capres dengan visi kepemimpinan Indonesia AMM (Adil Makmur berMartabat) itu.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya