Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Minta SBY Jangan Ragu Coret Dana Bansos

KAMIS, 27 MARET 2014 | 10:35 WIB | LAPORAN:

. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sepakat dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya pembekuan dana bantuan sosial (bansos) hingga rangkaian Pemilu 2014 berakhir.

Jokowi yang juga calon presiden dari PDI Perjuangan ini meminta Presiden SBY untuk menghentikan dana bansos.

"Makanya presiden jangan ragu coret atau stop dana bansos," ujarnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (27/3).


Jokowi mengaku khawatir bila dana bansos justru digunakan untuk kepentingan politik para calon legislatif dan eksekutif dalam pemilu.

"Jangan sampai bansos diselewengkan. Kalau penggunaannya bermanfaat ya silahkan," tegasnya.

Mantan walikota Solo ini menambahkan, dana bansos DKI sendiri tahun 2014 ini meningkat. Namun peningkatannya berbanding lurus dengan bertambahnya nilai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI.

KPK sebelumnya meminta pemerintah pusat dan daerah membekukan dana bansos sampai penyelenggaraan Pemilihan Umum 2014 berakhir. KPK menilai penggunaan dana bansos menjelang pemilu rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik pihak-pihak tertentu yang memiliki kewenangan mencairkannya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya