Berita

joko widodo

Jokowi Harus Cari Cawapres yang Punya Cita-cita Seperti Si Pitung dan Bung Karno

MINGGU, 16 MARET 2014 | 17:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Joko Widodo sedang berada di rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara, ketika pertama kali mengatakan dirinya telah mengantongi restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk bertarung di arena pilpres mendatang.

Si Pitung adalah sosok pahlawan rakyat di masa lalu yang dengan gagah berani menentang pemerintahan kolonial Belanda. Jokowi sengaja menyampaikan hal pencapresan dirinya itu di rumah Si Pitung sebagai simbol perlawanan.

Pada malam harinya, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dalam sebuah talkshow di stasiun televisi mengatakan bahwa kriteria utama pendamping Jokowi nanti adalah mampu mengimplementasikan nilai-nilai Tri Sakti, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang budaya.


"Arti dari dua hal ini adalah, Jokowi diharapkan menjadi pelawan dari apa yang saat ini disebut sebagai neoliberalisme, sistem ekonomi yang menjadi pintu masuk dari nekolim," ujar peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra, kepada redaksi.

"Dalam Pilpres 2014, ia sebaik-baiknya harus memilih ekonom yang tangguh sebagai cawapresnya, yang memiliki rekam jejak panjang dalam melawan neoliberalisme," ujar mantan Sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini.

Jangan sampai Jokowi, sambung Gede Sandra, memilih cawapres yang bersikap abu-abu terhadap neolib atau bahkan cawapres yang terang-terangan menjadi pendukung neoliberalisme.

"Ini (capres neolib) sangat jauh dari cita-cita Bung Karno atau bahkan si Pitung," demikian Gede Sandra. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya