Berita

dahlan iskan

Ruhut Sitompul: Dahlan Iskan Orang Luar Partai, Ikut Aturan Saja

KAMIS, 13 MARET 2014 | 08:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim sukses dan pendukung Dahlan Iskan diminta untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan terkait mekanisme Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Pemenang konvensi yang ditentukan lewat mekanisme survei itu akan diumumkan setelah pelaksanaan pemilihan umum legislatif.

Demikian disampaikan tim sukses Pramono Edhie Wibowo, Ruhut Sitompul, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 13/3).

"Pihak Dahlan Iskan harus berterima kasih kepada Partai Demokrat. Karena dia orang luar partai yang diajak ikut dalam konvensi. Jadi, jangan sekali-kali mengajari ikan berenang," tegas Ruhut.


Ruhut menengarai desakan agar hasil survei pemenang konvensi diumumkan sekarang karena pendukung Dahlan Iskan takut elektabilitas Menteri BUMN turun.

"Kali mereka takut elektabilitas Dahlan Iskan turun karena sudah tersebar mengenai Dahlan Iskan macam-macam. Sudah ada buku Daftar Dosa-dosa Dahlan Iskan. Sudah itu, masalah lain lagi," jelas Jurubicara DPP Partai Demokrat.

"Kalau mau ikut konvensi, taat dengan aturan. Aku sebagai juru bicara partai mengimbau agar mereka taat aturan," kata Ruhut lagi mengingatkan.

Dorongan pengumuman pemenang Konvensi segera diumumkan disampaikan
Ketua Tim Sukses Dahlan Iskan, Amal Alghozali sebelumnya. Menurutnya, hal itu sesuai dengan pengarahan SBY dalam beberapa kesempatan bahwa salah satu kelemahan Demokrat menghadapi Pemilu 2014 adalah karena partai sampai saat ini belum memiliki calon presiden. Berbeda dengan tahun 2004 dan 2009 Partai Demokrat sudah mempunyai calon presiden pada saat menghadapi pemilu legislatif.

Sejalan dengan itu, jelas Sekretaris Departemen Pertanian DPP Partai Demokrat ini, popularitas dan elektabilitas Dahlan Iskan semakin tidak terkejar oleh 10 peserta Konvensi Capres Partai Demokrat lainnya.  Data dari berbagi lembaga survei menunjukkan bahwa Dahlan satu-satunya kandidat peserta konvensi yang layak bersaing dengan kandidat capres dari partai lain. Yang terbaru adalah temuan PoliticaWave bahwa share of awareness terbesar diraih Dahlan Iskan sebesar 44,5 persen jauh meninggalkan peserta Konvensi lainnya.

Belakangan, tidak hanya Amal Alghozali yang mendesak demikian. Salah satu peserta capres Konvensi Partai Demokrat, Ali Masykur Musa juga mengaku setuju bila hasil survei itu diumumkan sebelum Pileg. "Saya pribadi sampaikan, sebaiknya capres konvensi diputuskan sebelum pileg sehingga ada korelasi antara seseorang jadi capres dan elektabilitas partai. Kalau tidak, apa arti konvensi itu," ujarnya.

Terkait dorongan itu, Ketua Komite Konvensi Capres Partai Demokrat Maftuh Basyuni usai debat di Surabaya pada Kamis (13/2) lalu sudah memberikan sinyal positif. "Kita lihat kemungkinan nanti. Kalau memang bisa diumumkan sebelum pileg, kenapa tidak?" tekannya.

Karena bagi dia, percepatan pengumuman hasil konvensi internal itu bergantung pada kemampuan komite untuk menyelenggarakan setiap tahapan, termasuk pelaksanaan survei. "Survei selesai di mana, kami akan akan rundingkan," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya