Berita

aboe bakar al habsy/net

PKS: Tuduhan Mercedes Corby Merendahkan Bangsa Indonesia!

SELASA, 04 MARET 2014 | 08:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sikap kakak kandung Schapelle Corby, Mercedes Corby, yang memutarbalikkan fakta dan menuding ada pihak Indonesia yang menjebak Corby dengan memasukkan ganja ke dalam tasnya benar-benar melukai perasaan masyarakat Indonesia. Ini juga menambah kekesalan publik Indonesia, yang sebelumnya kecewa dengan pembebasan bersyarat Corby.

"Tuduhan itu sangat tak logis. Ada kepentingan apa harus menjebak Corby dengan marijuana. Tuduhan ini sangat merendahkan, seolah bangsa kita suka menjebak turis dan merekayasa kasus buat mereka," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 4/3).

Menurut Aboe Bakar, apa yang disampaikan Mercedez dalam wawancara oleh media Australia ini seperti mewakili adiknya. Oleh karena itu sejak awal ia tidak sepakat bila Corby dikasih remisi apalagi grasi. Sebab untuk mendapatkan grasi, seharusnya ada pengakuan dan keinsyafan dari yang bersangkutan, sedangkan pemberian remisi untuk napi narkoba harusnya jadi justice collaborator dulu.


"Nah dalam kasus Corby ini, jangankan membongkar jaringan narkoba, mengakui kesalahan saja dia tak mau," ungkap Aboe Bakar, yang juga Ketua DPP PKS.

Aboe Bakar menambahkan, sikap pemerintah Australia yang menggeledah salah satu televisi Australia yang mau wawancara Corby atau Mercedez membuktikan bahwa penyelundupan marijuana oleh Corby adalah kejahatan. Sehingga menarik keuntungan dari wawancara soal itu juga dianggap sebagai sebuah kejahatan. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya