Berita

Bupati Lebak

Nusantara

GKN Merupakan Energi Meningkatkan Sektor Perekonomian di Lebak

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 22:17 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

  Gerakan Kewirausahaan Nasional GKN) merupakan wujud energi dan semangat baru untuk bisa meningkatkan sektor perekonomian yang kokoh berbasis ekonomi kerakyatan.

Demikian disampaikan Bupati Lebak Iti Octaviani Jayabaya, kepada Rakyat Merdeka Online, seusai acara Gerakan Kewirausahaan yang dipusatkan di Perguruan Tinggi Latansa, Kabupaten Lebak, Selasa (25/2).

Menurut bupati yang enerjik dan muda ini, GKN merupakan langkah penting dalam membangun karakter masyarakat supaya berwirausaha tidak melulu menjadi pegawai.


“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kewirausahaan baik mahasiswa, pelajar dan masyarakat. Disamping itu, kegiatan ini untuk mendorong jiwa gotong royong dan menciptakan kemandirian usaha masyarakat yang menjadi soko guru koperasi baik itu, peningkatan SDM maupun keterampilan wirausaha,” katanya.

Menurut Bupati, Kementerian Koperasi dan UKM mempunyai peran yang strategis  dalam mendukung upaya peningkatan ekonomi rakyat di wilayahnya.

Tercatat kata dia, beberapa program Kemenkop tahun 2013  di Lebak,  revitalisasi Pasar tradisional maupun  modern, TPKU dan penataan PKL.

“Ini adalah wujud perhatian pemerintah pusat dalam mendorong berkembangnya daerah,” katanya.

Lanjut Bupati, sektor-sektor lainnya yang bisa digenjot dalam upaya meningkatkan potensi ekonomi daerah diantaranya  Pusat layanan Usaha terpadu (PLUT).

“Mendorong ini sangat penting bagi Lebak dalam rangka etalase produk-produk unggulan seperti Gula Aren, Emping , Sale Pisang dan lainnya, sehingga memudahkan masyarakat memasarkan produk UKM dan juga menarik minat pariwisata.”

Program PLUT sendiri kata dia, terintegrasi dengan upaya Pemkab Lebak yang tertuang dalam RPJMD 2014-2019  yang Akan dibangun plaza komoditas unggulan.

“Kami berharap Kementerian Koperasi membantu dan mendorong terkait pembinaan, pelatihan, kemasan produk sehingga produk unggulan yang kami miliki mempunyai nilai tambah dan dapat  meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat secara umum,” tutupnya.[zak]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya