Berita

Dahlan Iskan

Bisnis

Corporate Action

Dirut Ditahan, SP3 Sucofindo Desak Digelarnya RUPSLB

Minta Kejelasan Menteri BUMN
JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Serikat Pekerja Para Profesional PT Sucofindo (SP3 SCI) mendesak dilaksanakannya rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Hal itu dilakukan untuk mengganti posisi Direktur Utama Fahmi Sadiq yang ditahan karena tersandung kasus dugaan korupsi.

Untuk itu, serikat pekerja telah mengirimkan surat ke Menteri BUMN Dahlan Iskan perihal permohonan RUPSLB dan penyelesaian permasalahan di Sucofindo. Pasalnya, saat ini direksi yang ada tidak lengkap, hanya tersisa dua orang dari enam direksi.

“Sebelum ditahan Dirut Fahmi Sadiq melakukan rotasi perubahan organisasi di Sucofindo. Setelah dia ditahan kejaksaan reposisi hanya berdasarkan memorandum, belum surat keputusan direksi apalagi pelantikan,” ujar Ketua Umum Serikat Pekerja Para Pekerja Profesional Sucofindo Bernhard kepada wartawan, kemaren.


Akibat itu, menurut Bernhard, penandatanganan invoice tidak dapat dilakukan karena belum ada serah terima berdasarkan kekuatan hukum tetap. Selain itu, keputusan tidak cepat diambil yang menyebabkan roda bisnis perusahaan terganggu.

“Status dirut yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan telah mencoreng nama Sucofindo sebagai perusahaan jasa surveyor. Proses yang berlarut-larut dari Kementerian BUMN untuk memberhentikan Fahmi Sadiq dapat menghilangkan kepercayaan pelanggan di dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Sebab itu, serikat pekerja berharap agar dilaksanakannya RUPSLB Sucofindo yang isinya mengganti dan menambah jajaran direksi.

“Direksi BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) saja dipecat karena bermain golf di jam kerja, masa dirut Sucofindo yang sudah tersangka dan ditahan masih tetap menjalankan perannya,” tegas Bernhard.

Saat ini posisi Dirut masih dijabat Fahmi Sadiq yang sudah ditahan kejaksaan. Kemudian Direktur Keuangan Arif Zainudin telah ditempatkan di PT Surveyor Indonesia, Direktur Komersial I Bambang Isworo juga dipindah ke Surveyor Indonesia lalu Direktur Komersial II Rudianto dipindah ke BKI. Kini hanya Direktur Pengembangan Sistem dan Sumber Daya Beni Agus Permana dan Direktur Komersial II Sufrin Hanan yang masih aktif di Sucofindo.

Untuk diketahui, Penyidik Kejati DKI Jakarta menetapkan bekas Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Fahmi Sadiq yang menjadi Direktur Utama PT Sucofindo menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pada kegiatan pendataan dan pemetaan satuan pendidikan pada pusat data dan statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010 dan 2011.  Kejati DKI Jakarta menyelidiki dugaan korupsi senilai Rp 55 miliar itu yang dilakukan PT Surveyor Indonesia. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya