Berita

saurip kadi/net

Saurip Kadi Kibarkan Bendera Putih

JUMAT, 07 FEBRUARI 2014 | 15:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Suasana di apartemen Rukan Graha Cempaka Mas, Jakarta Pusat, mulai kondusif. Ratusan orang pendukung Saurip Kadi dan Palmer Situmorang, termasuk warga Mesuji Lampung, Kamis malam (6/2) meninggalkan unit A1 lantai 5 apartemen Graha Cempaka Mas (GCM) yang hampir dua pekan mereka duduki.
 
Sebanyak 31 unit (29 unit rumah dan dua rumah kantor) yang sebelumnya gelap gulita, kini terang-benderang setelah penghuninya mencicil tunggakan listrik kepada pengelola yang sah. Pembayaran diserahkan Suresh, mewakili warga yang menunggak. Meski telah kondusif, ratusan anggota Polres Jakarta Pusat dibantu aparat Kodim 0501 Jakarta Pusat, Jumat kemarin (7/2), tetap diterjunkan untuk melakukan pengamanan.

Kamis siang hingga sore sebelumnya, Polres Jakarta Pusat dan Kodim 0501 yang dipimpin Wakapolres  AKBP Hendro Pandowo mempertemukan pengelola dan pengurus Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) GCM dengan kelompok Saurip Kadi dan Palmer Situmorang yang selama ini berseteru.
          

          
Pertemuan berlangsung di Mapolres Jakarta Pusat,  dihadiri Dandim 0501 Letkol Yudi Pranoto, Kapolres Gambir Kompol Agung Marlianto Basuki, utusan PLN dan Kepala Bidang Perizinan dan Penertiban Dinas Perumahan DKI Jakarta Yaya Mulyarso.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak yang berseteru, antara lain menyepakati agar semua pihak yang tidak berkepentingan, termasuk massa dari Mesuji, angkat kaki dari  kawasan apartemen dan rukan GCM.

Pengamanan di kawasan GCM dikendalikan petugas security resmi dari pengelola seperti yang telah berjalan selama ini. Warga pendukung Saurip Kadi dan Palmer Situmorang wajib membayar  tunggakan listrik sebesar Rp 500 juta ke kantor pengelola di lantai 5  Blok C1 yang dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sebesar Rp 100 juta yang dibayar Kamis (6/2). Pembayaran kedua dilakukan 14 Februari sebesar Rp 400 juta. Selanjutnya, petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menghitung tunggakan warga pendukung Saurip Kadi dan Palmer Situmorang.
         
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol yang dihubungi wartawan, Jumat pagi (7/2) saat memantau situasi di GCM, membenarkan adanya kesepakatan perdamaian dari massa pendukung Saurip Kadi dengan pengelola.

"Betul, sudah ada pertemuan yang mediasi dengan menyepakati sejumlah butir perdamaian. Pihak yang berseteru sepakat menyelesaikan persoalan ini melalui proses pengadilan. Putusan pengadilan yang bersifat mengikat menjadi pegangan kedua kubu untuk menentukan kebenaran," ungkapnya.

Secara terpisah pengamat masalah sosial dan perkotaan Tom Pasaribu, mengapresiasi langkah kepolisian memediasi kedua pihak yang bertikai. Tetapi Tom tetap menyesalkan tindakan Saurip dan Palmer Situmorang.

"Menggulingkan PPRS yang sah hanya didukung sekitar 10 persen dari total 1.044 penghuni GCM, ya mana bisa. Soal listrik juga begitu, ya kalau menunggak berbulan-bulan, wajar diputus pengelola. Coba saja beli es tidak bayar, pasti diteriaki pedagang," ujar Tom. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya